alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Transaksi Online, 3 Sapi Limosin dari Jogja Dibawa ke Tongas, Digondol 2

TONGAS, Radar Bromo – Jauh-jauh dari Jogjakarta dengan berharap untung dari penjualan sapi, malah membuat David Aris Munanda, 28, buntung. Dua ekor sapinya digondol calon pembelinya. Mereka membawa kabur sapi korban tanpa meninggalkan duit sepeser pun.

Kejadian itu menimpa David, Sabtu (29/1). Warga Desa Trirenggo, Kecamatan/ Kabupaten Bantul, Jogjakarta, itu bertransaksi secara online dengan pelaku. Kepadanya, pelaku mengaku hendak membeli empat ekor sapi. Hewan ternak itu diminta diantarkan ke Dusun Gunung Tugel, Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Korban berhubungan dengan salah satu pelaku melalui media sosial. Pelaku berniat membeli empat ekor sapi limosin. Sabtu (29/1), ia memenuhi permintaan pelaku. Mengantarkan empat ekor sapi. “Saat itu, saya membawa L-300 dengan muatan 4 ekor sapi,” ujarnya.

Sebelum sampai di Dusun Gunung Tugel, korban diminta menunggu di batas antara Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan. Sekitar pukul 10.00, korban sudah berada di sana. Tak lama kemudian, datang dua orang mengendarai sepeda motor. Mereka menjemput korban.

Kedua orang itu mengajak korban menuju lokasi sapinya harus diturunkan. Yakni, di Dusun Gunung Tugel. Sesampai di sana, korban yang bertiga dengan temannya menurunkan tiga ekor sapi. “Selanjutnya dipindahkan ke pikap milik pelaku,” jelasnya.

Di pikap korban, tersisa satu ekor. Seekor sapi ini diminta diantarkan ke juragan pelaku. Tapi, mereka tidak memberikan alamat jelas. Korban diantarkan oleh dua orang pemotor yang awalnya menjemput mereka.

Korban mengikuti pelaku. Tetapi, ternyata dibawa ke jalan yang tidak bisa dilintasi mobil. “Kedua orang dengan menggunakan sepeda motor itu kabur,” ujarnya.

TONGAS, Radar Bromo – Jauh-jauh dari Jogjakarta dengan berharap untung dari penjualan sapi, malah membuat David Aris Munanda, 28, buntung. Dua ekor sapinya digondol calon pembelinya. Mereka membawa kabur sapi korban tanpa meninggalkan duit sepeser pun.

Kejadian itu menimpa David, Sabtu (29/1). Warga Desa Trirenggo, Kecamatan/ Kabupaten Bantul, Jogjakarta, itu bertransaksi secara online dengan pelaku. Kepadanya, pelaku mengaku hendak membeli empat ekor sapi. Hewan ternak itu diminta diantarkan ke Dusun Gunung Tugel, Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Korban berhubungan dengan salah satu pelaku melalui media sosial. Pelaku berniat membeli empat ekor sapi limosin. Sabtu (29/1), ia memenuhi permintaan pelaku. Mengantarkan empat ekor sapi. “Saat itu, saya membawa L-300 dengan muatan 4 ekor sapi,” ujarnya.

Sebelum sampai di Dusun Gunung Tugel, korban diminta menunggu di batas antara Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan. Sekitar pukul 10.00, korban sudah berada di sana. Tak lama kemudian, datang dua orang mengendarai sepeda motor. Mereka menjemput korban.

Kedua orang itu mengajak korban menuju lokasi sapinya harus diturunkan. Yakni, di Dusun Gunung Tugel. Sesampai di sana, korban yang bertiga dengan temannya menurunkan tiga ekor sapi. “Selanjutnya dipindahkan ke pikap milik pelaku,” jelasnya.

Di pikap korban, tersisa satu ekor. Seekor sapi ini diminta diantarkan ke juragan pelaku. Tapi, mereka tidak memberikan alamat jelas. Korban diantarkan oleh dua orang pemotor yang awalnya menjemput mereka.

Korban mengikuti pelaku. Tetapi, ternyata dibawa ke jalan yang tidak bisa dilintasi mobil. “Kedua orang dengan menggunakan sepeda motor itu kabur,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/