Cangkrukan usai Tahun Baruan, Dua Remaja di Pandaan Dikeroyok Hingga Begini

PANDAAN- Rencana sejumlah remaja di Kecamata Pandaan, Kabupaten Pasuruan, merayakan pergantian malam tahun baru berakhir celaka. Selasa (1/1), sekitar pukul 00.00, dua remaja menjadi korban pengeroyokan hingga membuat mereka terluka.

Dua remaja itu adalah Rendi, 17, warga Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan dan Sondik Ari Prabowo, 22, warga Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan. Mereka menjadi korban keberingasan sejumlah remaja dan pemuda ketika nyangkruk di Jalan Raya Kalitengah, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan.

DIRAWAT: Rendi yang juga menjadi korban pengeroyokan. (Rizal Fahmi Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Sebelum menjadi korban pengeroyokan, malam itu kedua korban bersama sejumlah rekannya sedang santai di tepi jalan. Mereka hendak merayakan malam tahun baru di seberang jalan depan PT MSD Pandaan.

Tanpa disadari, mendadak datang segerombolan remaja berjumlah puluhan orang menyerang mereka. Sejumlah rekan korban sempat kabur. Namun, nahas menimpa kedua korban yang tak sempat kabur. Mereka menjadi sasaran amukan segerombolan remaja dan pemuda yang tak jelas masalahnya itu.

Karena kalah jumlah, kedua korban tak mampu melawan. Mereka hanya berusaha melindungi tubuhnya sebisanya. “Tiba-tiba ada gerombolan remaja berjumlah banyak dari utara mendatangi kami. Saat itu juga mereka langsung mengeroyok dan dua orang teman kami menjadi korban dan terluka,” ujar salah seorang teman korban berinisial, Pt, 17, warga Kecamatan Sukorejo.

Namun, Pt mengaku tidak tahu siapa para pelaku. Ia juga memastikan sebelumnya tidak ada masalah dengan orang lain. “Siapa saja yang menyerang, sama sekali kami tidak tahu. Kami hanya tahu ciri-cirinya sepintas. Sesaat setelah melakukan penyerangan, mereka langsung kabur ke utara,” jelasnya.

Usai diserang, diketahui ada dua korban yang terluka. Karenanya, sejumlah rekan korban membawa mereka ke IGD Puskesmas Pandaan. Di sana mereka mendapat perawatan medis.

Dari hasil pemeriksaan medis, diketahui Rendi mengalami luka robek di kepala bagian belakang. Sedangkan, Sondik mengalami luka robek di bawah pelipis kiri. “Menyerangnya tidak hanya memukul pakai tangan kosong, ada yang menggunakan batu dan roti kalung,” ujar Pt. (zal/fun)