Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perlunya Bentuk Komunitas Pemancing dan Keuntungannya

I
Penulis: Inneke Agustin❯
SELALU KOMPAK: Kebersamaan komunitas Mancing Mania Pasuruan saat memancing. Bagi angler, bergabung dengan komunitas memancing bakal merasakan banyak manfaat. (Foto: Untoro Ariyadi/Jawa Pos Radar Bromo)
SELALU KOMPAK: Kebersamaan komunitas Mancing Mania Pasuruan saat memancing. Bagi angler, bergabung dengan komunitas memancing bakal merasakan banyak manfaat. (Foto: Untoro Ariyadi/Jawa Pos Radar Bromo)
Karena tingginya risiko dan tingginya biaya operasi melaut, membentuk dan bergabung dalam sebuah komunitas memancing kini bukan sekadar pilihan hobi. Tapi jadi sebuah kebutuhan strategis bagi para angler (pemancing).

Advertisement

Memancing sendirian (solo fishing) di laut dalam sangat tidak dianjurkan. Faktor keselamatan adalah alasan utama mengapa wadah komunitas sangat krusial.

Dalam kondisi darurat, seperti gangguan mesin kapal, cuaca buruk mendadak, atau masalah medis di tengah laut. Sehingga komunitas menjadi jaring pengaman utama.

Antar-anggota dapat saling membantu. Seperti memantau titik koordinat, memberikan bantuan cepat, atau berkoordinasi dengan pihak penolong (SAR/Satpolair) secara lebih efektif. Selain faktor keselamatan, kompleksnya persiapan teknik dan logistik untuk menembus spot-spot ikan pelagis (seperti Tuna, Marlin, dan Tenggiri) membutuhkan kerja sama tim yang solid.

Advertisement

“Tentu ada keuntungan jika bergabung dan aktif dalam sebuah komunitas. Membentuk komunitas memancing memberikan berbagai keuntungan nyata, baik secara finansial, teknis, maupun sosial,” beber Untoro Ariyadi, anggota komunitas Mancing Mania Pasuruan.

Pertama, efisiensi biaya operasional. Angler bisa cost sharing alias patungan. Misalnya saja, saat mau memancing di perairan lepas, angler tentu harus menyewa speedboat atau perahu..

“Belum lagi bahan bakar (BBM) hingga logistik untuk trip ke laut yang bisa mencapai jutaan hingga belasan juta rupiah sekali jalan. Melalui komunitas, biaya besar ini dapat ditanggung bersama secara merata, sehingga hobi ini menjadi jauh lebih terjangkau bagi setiap anggota,” beber Untoro Ariyadi.

Advertisement

Nilai plus lainnya adalah pertukaran pnformasi dan spot mincing. Saat memancing terutama di laut, pergerakan ikan di laut lepas sangat dinamis.

Anggota komunitas dapat saling berbagi informasi real-time mengenai kondisi cuaca, pemetaan arus, yang sedang potensial. Hal ini meningkatkan peluang membawa pulang tangkapan (strike) dibandingkan mencari spot secara meraba-raba.

Dalam sebuah komunitas, pertukaran informasi ini juga penting. Untoro memberi contoh, di dalam komunitas Mancing Mania Pasuruan, semua anggota memiliki toko tertentu untuk membeli peralatan memancing.   

Terkadang, komunitas memiliki posisi tawar yang lebih kuat. “Kelompok pemancing sering kali mendapatkan diskon khusus dari toko piranti pancing, pembuat umpan buatan hingga tarif sewa kapal dari pemilik armada lokal karena pemesanan yang rutin dan berkala,” bebernya.

Advertisement

Artikel Terkait

Secangkir Kopi, Sejuta Kepercayaan: Kisah Polisi dan Ojol Menjaga Kota Probolinggo

Secangkir Kopi, Sejuta Kepercayaan: Kisah Polisi dan Ojol Menjaga Kota Probolinggo

Seperti momen yang paling membekas terjadi ketika kabar duka datang dari Jakarta. Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, meninggal

Tak Ada Salahnya Manfaatkan Teknologi untuk Cari Spot Memancing di Laut

Tak Ada Salahnya Manfaatkan Teknologi untuk Cari Spot Memancing di Laut

Angler atau para pemancing mulai memanfaatkan aplikasi peta digital, sensor sonar nirkabel, hingga grup komunikasi berbasis kecerdasan buata

Mengatur Ritme dengan Casting Jigging

Mengatur Ritme dengan Casting Jigging

Casting fishing adalah sebutannya. Sebuah teknik memancing dengan cara melempar umpan tiruan atau umpan hidup menggunakan joran dan reel ke

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer