alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Perajin Bambu di Winongan Dilempar Bondet hingga Tewas

WINONGAN – Nasib tragis dialami Sudar, 60. Warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan itu meregang nyawa, usai kepalanya dilempar bondet, Selasa (30/10) malam.

Lelaki yang seharinya perajin anyaman bambu itu, sempat kritis hingga akhirnya tewas. Dia kehabisan banyak darah, disamping kepalanya mengalami luka parah.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 22.10. Malam itu Sudar terlihat hendak keluar dari rumahnya. Tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras.

Ledakan itu membuat Dani, keponakamn korban yang malam itu ada di rumah, terkejut. Secepatnya dia mencari sumber suara tersebut.

Hingga akhirnya dia menemukan Sudar, terbaring di depan rumahnya. Saat itu, kata Dani, pamannya tersebut masih mengerang kesakitan.

“Paman saya berlumuran darah. Tapi masih bernafas,” kata Dani.

Dia lalu berteriak meminta tolong. Kerabat dan warga sekitar lalu keluar. Korban kemudian dibawa ke RSUD Grati.

Sayang hanya selang satu jam kemudian, korban akhirnya tewas. “Saat itu Sudar sempat kritis dan hendak dirujuk ke RSUD BANGIL. Tapi korban menghembuskan nyawa sekitar pukul 24.40,” imbuh Sakri, Kades Summberrejo.

Kematian korban tentu membawa duka bagi keluarga. Apalagi mereka mengenal Sudar sebagai sosok yang baik.

Korban juga tak memiliki musuh. “Kerjanya hanya perajin anyaman bambu. Korban sendiri memang kerap keluar rumah saat malam hari,” beber kerabat lainnya.

Keluarga korban juga tak menyangka jika Sudar harus bernasib tragis. Mereka juga tak mengetahui apa motif dan siapa pelaku pelemparan.

“Hanya saja jalan di depan rumah memang sepi dan minim penerangan. Saya juga hanya mendengar suara ledakan. Saat di lokasi, saya tidak melihat siapapun selain paman (Sudar, Red),” beber Dani.

Atas insiden itu, polisi belum bisa memberi keterangan banyak. Menurut Kapolsek Winongan, AKP Handoyo, kasus ini masih dalam penyidikannya. (eka/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.