alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Kasus Siswa Laporkan Guru di Gempol, Kemenag Upayakan Mediasi

GEMPOL – Perkara hukum yang menjerat seorang guru bimbingan konseling (BK) di sebuah MTs di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, berinisial St, mendapat perhatian dari sejumlah pihak. Bahkan, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan langsung menurunkan tim untuk menyelesaikan kasus ini.

“Ada tim atau utusan tersendiri yang kami terjunkan ke lapangan untuk menyelesaikan persoalan ini. Kasus ini tidak harus berlanjut ke proses hukum. Secepatnya akan diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan Moch. As’adul Anam, (30/10).

Menurutnya, di hari pertama setelah kejadian, utusan dari Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan sudah mendatangi madrasah tempat St mengajar. Tujuannya, menemui kepala sekolah dan St untuk diklarifikasi atas apa yang terjadi di sekolahnya.

Dari sekolah, utusan Kemenag ini juga akan menemui pihak pelapor. Yakni, orang tua siswa berinisial DS, 15, yakni Sk, 54. Termasuk, meminta keterangan dari DS. Rencananya, utusan ini akan berkunjung ke rumah DS di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Rabu (31/10) ini.

“Semaksimal mungkin kami akan membantu proses mediasi kedua belah pihak. Baik sekolah kepada orang tua siswa. Juga guru dengan orang tua siswa, termasuk siswanya. Biar ada titik temu dan berdamai serta tidak sampai berlanjut ke proses lebih jauh,” ujarnya.

Diketahui, Senin (29/10), DS terlambat datang ke sekolah. Mendapati itu, St sebagai gurunya menyanksi DS membaca Alquran Surat Yasin. Karena tak bisa, akhirnya St meminta DS memasukkan sampah dari tempat sampah di depan enam kelas ke sak. Namun, tugas ini juga tak diselesaikan oleh DS.

Karenanya, St memintanya menyelesaikannya. Ternyata, DS tak terima. Dia malah mengumpat gurunya itu dengan kata-kata tak senonoh, sehingga membuat St meradang. Sehingga, St dua kali me-ngetak pipi kiri DS. Rupanya, DS tak terima dan mengadu kepada orang tuanya. Eh, orang tuanya membawa kasus ini ke Mapolsek Gempol. (zal/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.