Anggota DPRD Pemilik RSIA Amanah Terpapar Korona  

MAYANGAN, Radar Bromo – Jumlah tenaga medis di Kota Probolinggo yang terpapar Covid-19 di Kota Probolinggo bertambah. Dia adalah seorang dokter laki-laki dan pemilik RSIA Amanah berinisial AM.

Gugus Tugas Covid-19 Kota Probolinggo pun mengimbau rumah sakit ditutup sementara. Imbauan itu disampaikan pada rumah sakit melalui surat pada hari Kamis (30/7). Tujuannya, untuk mempercepat proses tracing.

“Kamis (30/7), kami melayangkan surat imbauan agar rumah sakit tidak melakukan aktivitas pelayanan terlebih dahulu. Hal itu dilakukan guna mempercepat proses tracing,” terang Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Probolinggo dr Abraar Kuddah, Jumat (31/7) pagi.

Dokter Abraar pun membenarkan seorang dokter di RSIA Amanah dinyatakan positif Covid-19. Dokter berinisial AM yang juga anggota DPRD Kota Probolinggo itu dipastikan positif setelah melakukan tes swab mandiri.

Sebelumnya, seorang anggota DPRD Kota Probolinggo memang dinyatakan positif Covid-19. Karena itu, semua anggota dewan pun mengikuti tes swab masal.

AM sendiri, melakukan tes swab mandiri di Surabaya. Hasilnya, dia dinyatakan positif. AM lantas memastikan hasil tes swab itu. Dia mendatangi RSUD dr Mohamad Saleh dan melakukan tes swab lagi. Dan hasilnya sama, positif.

Dengan hasil itu, maka jumlah anggota DPRD Kota Probolinggo yang positif bertambah satu. Selain DR dan SR yang disebutkan positif, saat ini AM juga dipastikan positif.

Sementara itu, Gugus Tugas menurut Abraar, mengirim surat imbauan pada rumah sakit. Rumah sakit diminta tidak melakukan aktivitas pelayanan terlebih dahulu atau tutup sementara.

Namun, ia belum mengetahui secara pasti apakah Jumat (31/7) RSIA Amanah sudah tutup atau tidak. “Karena yang terpapar ini tenaga medis, maka tidak perlu surat imbauan pun akan melakukan hal tersebut (tutup sementara). Paling tidak sampai proses tracing selesai,” katanya.

Proses tracing ini rencananya dilakukan kepada seluruh nakes. Termasuk pasien yang rawat inap dan pernah kontak langsung. “Nah, saat ini pihak Dinkes sedang proses tracing,” lanjutnya.

Sementara itu dokter AM saat dikonfirmasi memastikan, semua karyawan RSIA Amanah sudah menjalani tes swab. Mulai dokter, bidan hingga perawat. Dan hasilnya, semua dinyatakan negatif.

Tentang imbauan untuk tutup sementara untuk RSIA Amanah menurutnya, karena Gugus Tugas Covid-19 khawatir ada karyawan RSIA yang positif juga. Sehingga, dikhawatirkan jadi sumber penularan.

Karena itu, semua karyawan RSIA mengikuti tes swab. Mulai dokter, perawat dan bidan. Sambil menunggu hasil swab itulah, RSIA diminta tidak melayani pasien dulu. “Nah Alhamdulillah malam ini (Jumat malam), semua karyawan amanah sudah selesai tes swab. Semua hasilnya negatif,” tuturnya.

Untuk dirinya, dokter AM menerangkan bahwa dia termasuk simptomatik atau dulu disebut orang tanpa gejala (OTB). Karena itu, dia menjalani isolasi mandiri. “Mohon doanya agar cepat berakhir (sembuh),” harapnya. (rpd/hn)