Anang Jadi Sekda Definitif, Bupati Malah Enggan Beri Ucapan Selamat

DILANTIK: Anang Saiful Wijaya, sekda Kabupaten Pasuruan, menyalami tamu undangan, usai dilantik Kamis (30/7) di pendapa Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Anang Saiful Wijaya akhirnya terpilih sebagai sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Pasuruan. Dia pun dilantik sebagai sekda, Kamis (30/7) oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Pelantikan dilakukan di Pendapa Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti. Tak hanya sekda yang dilantik, hari itu juga ada pelantikan dua pejabat tinggi pratama, 14 pejabat administrator, dan 41 pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Pasuruan.

Demi tetap mengedepankan social distancing dan protokol kesehatan, pelantikan dilakukan dengan dua cara. Yaitu, secara tatap muka dan virtual. Sebanyak 15 pejabat dilantik langsung di pendapa oleh Bupati Irsyad. Sisanya, dilantik secara virtual di Gedung Serbaguna Pemkab Pasuruan.

Anang sendiri dilantik sebagai sekda setelah Misbah Zunib mengemban tugas sebagai Pj Sekda selama tiga bulan. “Karena itu saya juga ucapkan terima kasih kepada Pak Misbach Zunib yang sudah banyak membantu terutama di tengah masa pandemi saat ini,” ujar Bupati Irsyad dalam sambutannya.

Jabatan sekda ini dilelang terbuka sejak Akhir Juni 2020 untuk pejabat tinggi pratama se-Jawa Timur. Namun, yang mendaftar hanya pejabat di Pemkab Pasuruan.

GANTIKAN PLt: Anang saat dilantik. Dengan pelantikan Anang menandai berakhirnya jabatan Pj sekda yang belumnya diemban Misbah Zunib. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Setelah seleksi administrasi, asesmen, wawancara, dan tahapan lain, terpilih tiga nama teratas. Yaitu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Akhmad Khasani, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Anang Saiful Wijaya, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Syaifudin Ahmad.

Ketiga nama tersebut sudah melalui rekom dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Gubernur Jawa Timur. Kemudian kewenangan Bupati Pasuruan sepenuhnya untuk melantik sekda yang baru.

Ditegaskan Bupati, pelantikan dan mutasi adalah hal yang biasa dalam organisasi. Karena itu, mutasi rutin dilakukan. Baik itu sebagai pola karir pegawai, juga untuk pemantapan kelembagaan.

Bupati melanjutkan, peran sekda sangat sentral dalam sistem pemerintahan daerah. Sebab, tugasnya membantu kepala daerah mengonsolidasikan program. Baik program jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang sesuai dengan visi-misi Bupati Pasuruan.

Bupati sendiri setengah bercanda, mengaku enggan memberikan ucapan selama pada Anang sebagai sekda baru. “Saya tidak akan mengucapkan selamat, justru Innalilahi mendapat amanah sebagai sekda. Sebab, jabatan yang diberikan memiliki tanggung jawab besar sebagai ASN tertinggi di pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, dua pejabat tinggi pratama yang dilantik yaitu HM. Soeharto dan Trijono Isdijanto. Keduanya sebenarnya tetap menempati posisi yang sama. Soeharto sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Lalu Trijono sebagai Asisten Administrasi Umum.

Namun, pelantikan harus dilakukan. Sebab ada perubahan struktur organisasi di lingkungan Pemkab Pasuruan untuk pejabat setingkat kasi. Hal ini tertuang dalam Perbup Nomor 46/2020 tentang Perubahan atas Perbup Nomor 61/ 2018 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Kabupaetn Pasuruan.

Selain keduanya, 14 pejabat administrator juga dilantik dengan posisi yang sama. Yang berbeda hanya Derajat Utomo. Sebelumya dia menjabat Kabag Kerja Sama. Saat ini posisi itu dihapus dan diganti menjadi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan. (eka/hn/fun)