PDP di Kota Probolinggo Tambah Satu, Lelaki 24 Tahun asal Kademangan

MAYANGAN, Radar Bromo – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona virus disease (Covid 19) di Kota Probolinggo bertambah satu, jadi 2 orang. Pasien baru itu, saat ini dalam tahapan isolasi dan perawatan di RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo.

Dokter Abraar Kuddah, juru bicara Satgas Penanganan Wabah Covid-19 Kota Probolinggo menegaskannya, saat telekonferensi dengan awak media, Senin (30/3). PDP kedua ini adalah laki-laki berusia 24 tahun.

“Ada tambahan satu PDP. Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan ke daerah zona merah dan memiliki sejumlah ciri terserang virus korona. Saat ini PDP tersebut sudah diperiksa,” ujarnya.

Dari data persebaran yang diinformasikan Diskominfo Kota Probolinggo, terungkap  bahwa PDP kedua itu berasal dari Kecamatan Kademangan. Sedangkan PDP sebelumnya dari Mayangan.

“Kalau asal kecamatan bisa melihat data yang disampaikan Diskominfo di website. Untuk riwayat perjalanan, belum dipastikan ke mana. Yang pasti dari daerah zona merah,” lanjutnya.

Sementara itu, PDP asal Mayangan menurut dr Abraar –panggilannya-, saat ini sudah sembuh dan dipulangkan. “Meskipun demikian, statusnya tetap PDP dan masih terus dipantau kondisinya,” jelasnya.

Sementara pasien PDP kedua, masih diobservasi sebelum dirujuk ke rumah sakit rujukan. “Pasien masih dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh. Masih perlu dilakukan diagnosis sebelum dirujuk,” terangnya.

Dokter Abraar pun mengingatkan kepada warga untuk menjaga kebersihan. Sebab, saat ini Kota Probolinggo telah dikepung dengan daerah zona merah.

Walaupun sampai kemarin dipastikan belum ada yang dinyatakan positif korona di Kota Probolinggo. Sedangkan jumlah Orang Dalam pengawasan (ODP) sampai kemarin (30/3) berjumlah 112 orang. (put/hn)