Gagalkan Pencurian di Rumah Guru, Warga Panditan Lumbang Dibondet

LUMBANG-Aksi pencurian yang terjadi di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Jumat (30/11) dini hari, berhasil digagalkan warga. Sayang, upaya menggagalkan pencurian itu harus dibayar dengan adanya korban yang terkena bondet.

Seorang warga yang mengejar kawanan pencuri, mengalami luka usai terkena ledakan bondet. Informasi yang dihimpun radarbromo.co.id, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 02.00.

Sasarannya yakni rumah yang ditinggali Didik, 35, warga Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Saat kejadian, Didik yang berprofesi sebagai guru itu tengah tertidur.

“Ada warga yang melihat pelaku tengah mencongkel jendela depan rumah korban,” ujar Kapolsek Lumbang, AKP Suparmin.

Karena aksinya terpergok, komplotan pelaku itu panik.

Mereka akhirnya melarikan diri. Seketika, warga pun berkumpul. Massa langsung mengejar para pelaku. Kegeraman massa itu kemudian mereda lantaran para pelaku mengancam hendak melemparkan bondet.

Selanjutnya, salah satu pelaku kemudian melemparkan bondet ke arah massa. Saat bondet meledak, Munasip, 50, seorang warga yang kala itu turut mengejar komplotan pelaku terkena percikan ledakan.

“Ia mengalami luka percikan ledakan bondet pada leher sebelah kiri, lengan kiri, paha serta kaki sebelah kiri,” jelas perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Konsentrasi massa untuk mengejar komplotan pelaku buyar. Mereka kemudian disibukkan untuk mengevakuasi Munasip yang terus mengerang karena luka. Munasip kemudian dilarikan ke Puskesmas Grati.

Momen itu akhirnya dimanfaatkan komplotan pelaku untuk kabur. Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi. Penyisiran kembali dilakukan. Sayangnya, petugas kehilangan jejak pelaku.

Petugas hanya berhasil menemukan sejumlah benda yang diduga kuat milik komplotan pelaku. Diantaranya kunci T, delapan buah bondet, lima buah potongan beton neser, sebuah obeng, dan tiga buah kunci motor.

Benda-benda mencurigakan itu ditemukan didalam tas berwarna abu-abu yang tertinggal di lokasi. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti yang ada sudah kami amankan,” terang Suparmin. (tom/mie)