alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 16 May 2022

Kalungi Korban Sabit-Garong Rp 4 Juta di Gending, Pemuda Ditangkap

GENDING-Apes dialami Budiyati. Perempuan 55 tahun asal Dusun Buyut RT 10/ RW 4, Desa/ Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo itu dirampok pada Senin malam (29/7) di dalam rumahnya.

Polisi yang menerima laporan itu langsung bergerak cepat. Selasa dinihari (30/7), petugas berhasil mengamankan pelakunya. Ia adalah Muhammad Untung , 31, warga Dusun Krajan RT 6/ RW 1, Desa Satreyan, Kecamatan Maron. Cuma, sehari-hari, ia tinggal di Dusun Pesisir RT 11/ RW 1, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.

Informasi yang dihimpun radarbromo.co.id menyebutkan, Senin malam sekitar pukul 19.00, Untung mendatangi rumah Budiyati. Saat itu, korban tengah sendirian di dalam rumah.

TKP: Lokasi tempat perampokan. (Istimewa)

Untung masuk rumah korban lewat pintu belakang. Ia membawa pethok atau sabit kecil (alat pembersih bawang). Ia lantas menempelkan pethok itu ke dada korban sambil mengancam. “Dimmah pese’en? Be’en eman ke nyabe utabe eman ke peseh? (Dimana uangnya? Kamu sayang nyawa atau sayang uang?),” ujar Kapolsek Gending, AKP Ohim saat menirukan ucapan pelaku saat itu.

Lantaran ketakutan, korban pun akhirnya menunjukkan tempat penyimpanan uang. Pelaku Untung pun akhirnya berhasil membawa kabur duit sebesar Rp 4,050 juta.

Usai insiden itu, korban pun langsung lapor polisi. Dari laporan itu, polisi bergerak hingga akhirnya berhasil menangkap Untung pada Selasa dinihari (30/7) sekitar pukul 02.00 di rumahnya yang masuk Dusun Mudinan 2, RT 9. (mas/mie)  

GENDING-Apes dialami Budiyati. Perempuan 55 tahun asal Dusun Buyut RT 10/ RW 4, Desa/ Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo itu dirampok pada Senin malam (29/7) di dalam rumahnya.

Polisi yang menerima laporan itu langsung bergerak cepat. Selasa dinihari (30/7), petugas berhasil mengamankan pelakunya. Ia adalah Muhammad Untung , 31, warga Dusun Krajan RT 6/ RW 1, Desa Satreyan, Kecamatan Maron. Cuma, sehari-hari, ia tinggal di Dusun Pesisir RT 11/ RW 1, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.

Informasi yang dihimpun radarbromo.co.id menyebutkan, Senin malam sekitar pukul 19.00, Untung mendatangi rumah Budiyati. Saat itu, korban tengah sendirian di dalam rumah.

TKP: Lokasi tempat perampokan. (Istimewa)

Untung masuk rumah korban lewat pintu belakang. Ia membawa pethok atau sabit kecil (alat pembersih bawang). Ia lantas menempelkan pethok itu ke dada korban sambil mengancam. “Dimmah pese’en? Be’en eman ke nyabe utabe eman ke peseh? (Dimana uangnya? Kamu sayang nyawa atau sayang uang?),” ujar Kapolsek Gending, AKP Ohim saat menirukan ucapan pelaku saat itu.

Lantaran ketakutan, korban pun akhirnya menunjukkan tempat penyimpanan uang. Pelaku Untung pun akhirnya berhasil membawa kabur duit sebesar Rp 4,050 juta.

Usai insiden itu, korban pun langsung lapor polisi. Dari laporan itu, polisi bergerak hingga akhirnya berhasil menangkap Untung pada Selasa dinihari (30/7) sekitar pukul 02.00 di rumahnya yang masuk Dusun Mudinan 2, RT 9. (mas/mie)  

MOST READ

BERITA TERBARU

/