Ajukan Rp 4,6 M untuk Seragam Gratis SD/SMP di Kota Probolinggo

KANIGARAN, Radar Bromo – Rencana Pemkot Probolinggo menggratiskan seragam untuk siswa SD dan SMP di Kota Probolinggo, makin terang. Rencananya, pengadaan seragam gratis itu dianggarkan melalui P-APBD 2019 Kota Probolinggo.

Tidak tanggung-tanggung, nilainya mencapai Rp 4,6 miliar. Jumlah anggarannya memang besar. Sebab, seragam gratis itu rencananya akan diberikan pada semua siswa baru di jenjang SD dan SMP di Kota Probolinggo. Baik, negeri dan swasta.

Seragam yang diberikan ada tiga item. Yaitu, seragam putih-merah untuk SD dan putih-biru untuk SMP. Juga seragam pramuka dan olahraga.

Penegasan ini disampaikan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, beberapa waktu lalu. Itu artinya, akan ada siswa baru di 114 lembaga SD dan SMP negeri dan swasta di Kota Probolinggo yang mendapat seragam gratis itu.

Wali Kota Hadi menjelaskan, seragam gratis memang baru dianggarkan melalui P-APBD 2019. Sebab, harus menunggu kepastian jumlah siswa yang mendapat seragam gratis.

“Penganggaran seragam gratis dilakukan di P-APBD 2019. Baru dianggarkan di P-APBD karena menunggu kepastian jumlah siswa yang diterima di tingkat SD dan SMP pada tahun ajaran baru ini,” ujarnya.

Proses penganggaran juga dilakukan pada P-APBD karena saat itu Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo dipastikan sudah memiliki data siswa yang diterima. Baik di jenjang SD dan SMP, swasta dan negeri.

“Jadi, sudah jelas berapa kebutuhan bahan untuk seragamnya, serta berapa besarnya anggarannya. Kalau dianggarkan di APBD induk, belum ada data jumlah siswa baru yang masuk di tahun ajaran baru kan,” ujarnya.

Politisi PKB ini menjelaskan, menyediakan seragam gratis merupakan bagian dari komitmen Pemkot Probolinggo dalam bidang pendidikan. Penganggaran seragam gratis baru bisa dilakukan untuk siswa SD dan SMP karena disesuaikan dengan kemampuan APBD Kota Probolinggo.

“Kenapa hanya SD dan SMP, bagaimana dengan siswa PAUD? Tunggu dulu. Anggarannya masih terbatas,” jelasnya.

Sebagai informasi, Pemkot Probolinggo memang berencana menggratiskan seragam bagi siswa SD dan SMP sejak tahun ajaran baru. Seragam gratis itu bahkan tidak hanya diberikan pada SD dan SMP negeri. Namun, juga diberikan untuk sekolah swasta.

Disdikpora Kota Probolinggo pun telah mengajukan anggaran pengadaan seragam gratis itu, melalui P-APBD 2019. Besarnya Rp 4,6 miliar.

Rencana awal Disdikpora, anggaran ini juga akan dibelanjakan untuk sepatu dan tas gratis. Namun, Wali Kota memutuskan agar anggaran dialokasikan untuk seragam gratis bagi siswa baru. Yaitu, siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

“Akhirnya, anggaran Rp 4,6 miliar untuk seragam gratis ini diperuntukkan bagi sekolah negeri dan swasta. Yang diperoleh yaitu seragam putih-merah, pramuka, dan olahraga,” ujar Moch Maskur, kepala Disdikpora Kota Probolinggo. (put/hn)