Dua Warga Sidoarjo Tewas usai Motornya Ditabrak Avanza di Jurang Ampel Prigen

RINGSEK: Mobil Avanza usai menabrak dua motor dan pembatas di Jurang Ampel di Lumbangrejo, Prigen, Senin (29/6) siang. Inset, jenazah Musammah saat masih di lokasi kejadian. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PRIGEN, Radar Bromo – Insiden kecelakaan di jurang Ampel di Desa Lumbangrejo, Prigen, Kabupaten Pasuruan, kembali terjadi, Senin (29/6). Kali ini kecelakaan melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza dan dua motor. Avanza yang mengalami rem blong dan menabrak dua motor. Dua orang tewas serta 4 mengalami luka-luka akibat insiden itu.

Dalam insiden kecelakaan itu, ada tiga kendaraan sekaligus yang terlibat. Terdiri dari mobil Toyota Avanza bernopol W 1704 WA; motor Yamaha N Max bernopol W 6431 XV, juga motor Honda Vario nopol S 3746 TAH.

Informasi berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo di TKP, insiden itu terjadi sekitar pukul 14.30. Kecelakaan bermula dari mobil Toyota Avanza melaju dari arah selatan ke utara. Mobil ini dikemudikan Cahyo Dwi Adi Saputra, 23, asal Candi, Sidoarjo. Di dalamnya terdapat dua orang penumpang. Masing-masing Delfin, 3, alamat yang sama, dan Alfia Ghinafadhila Kusmawati, 23, warga Sidokare, Sidoarjo. Mereka sedang perjalanan pulang dari cafe di Lumbangrejo menuju Sidoarjo.

Saat melintas di Jurang Ampel dengan turunan tajam, tiba-tiba mobil mengalami trobel pada remnya. Mobil ini diduga mengalami rem blong dan menabrak motor Yamaha N Max yang ada di didepannya dan tengah berjalan searah. Motor N Max dikendarai Suhartono, 62, warga asal Candi, Sidoarjo. Dia membonceng seorang Musammah, 57, warga Gedangrowo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

Saat itu juga motor Yamaha N Max terdorong ke depan dan menabrak motor Honda, Vario, yang berjalan searah pula. Adapun motor Honda Vario dikendarai Muhammad Aminullah, 17, warga Desa Pungging, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Sesaat kemudian motor Honda Varionya jatuh ke kiri jalan, sedangkan motor Yamaha N Maxnya ke kanan jalan. Adapun mobilnya tetap melaju ke bawah atau turun, dan akhirnya terhenti setelah bodi depan menabrak guardrail yang terpasang di tepi jalan.

“Mobilnya dari atas, tabrak dulu N Max. Lalu N Max dorong motor saya dari belakang. Saya jatuh ke kiri jalan dan N Max-nya di kanan jalan. Mobil kemudian berhenti setelah tabrak pagar pembatas jalan,” jelas Muhammad Aminullah, pengendara motor Honda Vario ditemui Radar Bromo di TKP.

Sesaat setelah kejadian, para korban yang selamat dan mengalami luka-luka, dievakuasi warga sekitar ke IGD Puskesmas Prigen. Mereka yang dievakuasi di antaranya sopir dan dua penumpang mobil Avanza, juga pengendara motor Vario.

Untuk pengendara dan penumpang motor N Max, dievakuasi paling terakhir setelah petugas datang. Kondisi keduanya tewas di lokasi kejadian. Jenazah kedua korban dibawa dengan menggunakan mobil pikap Unit Lantas Polsek Pandaan, menuju ke IGD Puskesmas Prigen.

Sesampainya di puskesmas, jenazah dipindah ke mobil ambulans. Setelah itu dibawa ke kamar mayat RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol untuk divisum. (zal/fun)