Kian Mesra dengan Bintang 9-9 Bintang, Golkar Tugasi Adi Wibowo Jalin Koalisi

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Partai Golkar mengklaim hubungannya dengan koalisi Bintang 9-9 Bintang kian mesra. Intensitas komunikasi politik yang terjalin kian erat setelah Adi Wibowo ditugasi sebagai bakal calon wali kota/wakil wali kota.

Meski begitu, partai berlambang pohon beringin itu belum secara resmi bergabung dengan Bintang 9-9 Bintang. Saat ini Partai Golkar lebih intensif menjalin koalisi dengan partai politik lain.

“Komunikasi dengan parpol lain sekarang ini semakin intensif. Ya terutama dengan Bintang 9-9 Bintang itu,” kata Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Pasuruan M. Syaifullah.

Di dalam koalisi raksasa itu ada lima parpol. Yaitu, PKB, Partai Gerindra, PKS, PAN, dan PPP. Syaiful mengakui, komunikasi akan terus dilakukan untuk penjajakan koalisi dalam Pilwali 2020. Sedangkan komunikasi dengan tiga parpol di luar formasi Bintang 9-9 Bintang, belum terjalin. Seperti PDI Perjuangan, Partai Hanura, dan Partai Nasdem.

“Kalau parpol di luar formasi itu (Bintang 9-9 Bintang) masih belum. Karena kabarnya mereka kan sudah punya kandidat sendiri. Tapi, bisa saja nanti juga akan ada komunikasi ke sana,” beber Syaiful.

Di sisi lain, Syaiful memastikan internal Partai Golkar solid. Beberapa waktu lalu, pihaknya telah menyampaikan surat tugas untuk Adi Wibowo kepada seluruh jajaran partai. “Artinya, apa yang diamanahkan oleh DPP itu sudah sampai ke jajaran paling bawah,” ujarnya.

Kalau Golkar kian intensif berkomunikasi dengan sejumlah parpol, Adi Wibowo juga mengaku telah bergerak untuk membangun komunikasi politik. Sejak memegang surat tugas itu, Adi lebih sering berkomunikasi dengan tokoh-tokoh politik dan bakal calon wali kota yang mulai bermunculan. Tetapi, ia belum bicara soal figur pasangan yang cocok bila dirinya memang direkomendasi sebagai bakal calon oleh Partai Golkar.

“Sejauh ini belum ya. Tapi, Golkar tentu punya gambaran bahwa untuk membangun Kota Pasuruan ini perlu figur dengan kriteria-kriteria apa. Jadi, sebelum bicara konteks personal, kami sudah diskusikan sosok kepemimpinan di Kota Pasuruan. Baru nanti kami bicara soal figur,” ungkap Adi.

Meski mengaku sudah berkomunikasi dengan banyak pihak, Adi mengakui dirinya belum menjalin komunikasi dengan Raharto Teno Prasetyo yang juga bakal maju. Meski begitu, bukan berarti dirinya tak membuka komunikasi dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan tersebut.

“Saya pribadi maupun Golkar sangat terbuka dalam hal komunikasi. Kalau memang ada yang belum terkomunikasikan, itu ya soal waktu dan kesempatan saja saya rasa,” terangnya.

Pria yang juga pengurus Bidang Pemenangan Pemilu Jawa III DPP Partai Golkar itu juga tak banyak menanggapi adanya rumor yang tengah santer. Yaitu, terkait dirinya yang disebut-sebut bakal mendampingi Ismail Nachu dalam Pilwali 2020.

Ia menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika politik. Sehingga, berkembang sebagai opini masyarakat.

“Dalam konteks wacana publik, siapapun bisa memasang-masangkan. Jadi, sebelum ada penetapan resmi dari partai semua masih serba mungkin,” tandasnya. (tom/hn)