Lewat Jalur Tak Resmi, Wisatawan Rusia Jatuh di Seruni Point Bromo

SUKAPURA, Radar Bromo – Musibah dialami Monetaev Poletaev, 33, wisatawan asal Rusia. Saat berkunjung ke lokasi wisata Seruni Point di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dia jatuh. Korban pun mengalami luka parah.

Musibah itu terjadi Kamis (27/2) pukul 06.00. Saat itu korban datang ke Seruni Point bersama istrinya, Maria, 31.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Rizki Santoso menjelaskan, keduanya awalnya mengunjungi Seruni Point. Sekitar pukul 03.00, mereka berangkat dengan jalan kaki menyusuri jalan setapak ke Penanjakan I Pasuruan. Atau lewat jalur yang tak disediakan. Tujuannya, untuk melihat sunrise.

Keduanya pun tiba di Penanjakan I dengan selamat. Sekitar dua jam, mereka menghabiskan waktu di Penanjakan I. “Keduanya tiba di Penanjakan Satu dengan selamat. Mereka menikmati matahari terbit di Bukit Kingkong, Penanjakan,” katanya.

Setelah puas menikmati keindahan alam di Penanjakan I, mereka kembali ke Seruni Point melewati jalur yang sama. Sepanjang perjalanan, keduanya tidak mengalami kendala apapun. Tetapi, ketika hampir tiba di Seruni Point, tiba-tiba Monetaev terpeleset dan jatuh.

Ia terjatuh dari ketinggian sekitar 180 sentimeter. Beruntung, saat korban terjatuh di lokasi ada warga. Sehingga, ia kemudian dibantu warga dievakuasi ke RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk mendapat pertolongan medis.

“Korban terjatuhnya itu di Seruni Point. Beruntung ada orang di sana dan langsung ditolong. Korban seketika itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” terangnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya. Termasuk luka yang cukup parah di bagian kepala depan dan belakang. Korban juga mengalami luka patah kaki kanan. “Lukanya hampir di sekujur tubuh. Korban mengalami luka banyak sekali dan dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Maryoti, camat Sukapura saat dikonfirmasi mengenai kecelakaan itu mengaku belum mengetahui. Belum ada laporan dari stafnya mengenai insiden tersebut. “Saya belum tahu ya. Saya seharian berada di Kraksaan ada acara,” jelasnya. (sid/hn)