Bertengkar dengan Suami, Wanita Satu Anak di Leces Kendat

LECES, Radar Bromo– Diduga karena tekanan masalah ekoomi dalam keluarga. Suciati, 33, warga Dusun Pandansari, Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces megakhiri hidupnya dengan kendat (gantung diri). Jumat (28/2), ibu satu anak itu ditemukan tewas gantung diri di dapurnya.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, korban Suciati ditemukan gantung diri sekitar pukul 04.30. Itu bermula, Pusina ibu korban bangun tidur hendak salat subuh. Sesampainya di dapur, Pusina dikejutkan melihat Suciati posisi gantung diri.

Pusina pun memanggil suaminya, Sukar. Kemudian Sukapur pun berupaya menurunkan korban Suciati dengan memotong tali penggantung. ”Iya mas, tadi subuh ditemukan meninggal dengan posisi gantung diri di dapur,” Yudi, warga Desa Tigasan Wetan Leces.

Mengetahui Suciati sudah dalam kondisi meninggal karena gantung diri, Sukar berteriak memanggil tetangga. Tidak lama kemudian, dokter kesehatan Puskesmas Leces tiba di lokasi bersama Polsek Leces. Setelah dilakukan pengecekan secara medis, ditemukan tanda-tanda orang tewas gantung diri.

Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Rizky Santoso saat dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian melakukan olah TKP. Hasil pemerikasan secara medis pun, hanya ditemukan tanda-tanda orang yang tewas akibat gantung diri.

”Dditemukan meninggal karena gantung diri. Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi, karena mereka menerima kejadian korban meninggal gantung diri,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Disinggung soal dugaan penyebab korban Suciati gantung diri, Kasatreskrim mengungkapkan, diduga ada permasalahan keluarga antara korban dengan suaminya. Mengingat, ekonomi keluarga pas-pasan.

Beberapa hari sebelumnya, terjadi pertengkaran antara korban Suciati dengan suaminya. Hingga akhirnya, suami korban marah dan pergi meninggalkan rumah, tidak pulang-pulang. ”Diduga karena masalah keluarga, kondisi ekonomi keluarga. dua hari sebelumnya, suami korban pergi setelah terjadi pertengkaran dalam keluarga,” terangnya. (mas/fun)