Baru Kenal Sebulan di FB, Siswi SD Diperkosa Pemuda Ini

MALU: Tersangka Kiki Armada (menutup wajah) yang kini sudah mendekam di sel Mapolsek Gempol. Dia dijadikan tersangka karena sudah menyetubuhi siswa SD. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GEMPOL – Bejat benar kelakuan Kiki Armada, 18. Pemuda asal Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan tersebut, memperkosa Bunga, 13. Korban yang beralamatkan di Kecamatan Gempol dan masih duduk di bangku SD itu diperkosa di tepi jalan yang sepi saat hendak diantarkan pulang usai diajak kencan Kiki Armada.

Akibatnya, Kiki Armada kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Tak hanya ditetapkan tersangka. Pemuda yang seharinya bekerja sebagai buruh pabrik kayu itu, juga ditahan.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, aksi pemerkosaan itu dilakukan Senin (21/1) silam. Sebelumnya, Kiki Armada yang lulusan SMP itu berkenalan dengan Bunga di sosial media sekitar sebulan lalu. Perkenalan itu berlanjut, Kiki Armada dan Bunga acapkali saling chatting.

Kepada Bunga, Kiki Armada mengaku masih bujang. Hingga keduanya membuat janji untuk berkencan. Bunga rupanya terbuai dan mau menerima ajakan Kiki Armada. Hingga keduanya berjalan-jalan menaiki motor pada Senin (21/1) lalu.

Kiki Armada lalu menjemput Bunga dengan motor Honda Vario miliknya. Keduanya lalu keluar jalan-jalan di sekitaran Gempol. Hingga malam menjelang, Bunga meminta untuk diantar pulang. Pasalnya, jarum jam saat itu sudah menunjukkan pukul 21.00.

Nah, saat hendak mengantarkan pulang Bunga itulah, timbul niat busuk Kiki Armada. Pemuda itu memang mengantarkan Bunga, namun saat melintasi di tepi jalan kampung jauh dari permukiman warga di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kiki Armada menghentikan motornya.

Di sanalah dia lalu memaksa Bunga untuk melepaskan bajunya dan memperkosanya sebanyak satu kali. “Saya setubuhi korban sekali di TKP karena nafsu birahi yang menggebu akhirnya gelap mata dan nekat untuk melakukannya,” kata Kiki Armada, saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo di Mapolsek Gempol.

Kiki Armada memanfaatkan situasi di jalan yang memang malam itu sangat sepi. Lokasi pemerkosaan, hanya berupa jalan desa yang kanan dan kirinya berupa sawah. Sehingga, Bunga yang sempat melakukan perlawanan serta meronta, kalah kuat dan merelakan mahkotanya untuk digagahi Kiki Armada.

“Celana korban saya lepas dan langsung setubuhinya hanya satu kali saja. Korban sempat melawan dan meronta, tapi tenaganya kalah kuat. Setelah kejadian, malam itu juga saya antar pulang ke rumahnya,” cetus pelaku yang mengaku menyesali perbuatannya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 81 ayat 1 dan 2 jo pasal 76 UU RI 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman minimalnya lima tahun penjara.

“Pelakunya satu orang dan sudah diamankan. Untuk korban masih di bawah umur, sudah divisum sekaligus diperiksa. Kasusnya sampai dengan saat ini masih proses penyidikan,” ungkap Kapolsek Gempol Kompol Maryono. (zal/fun)