Telusuri Pembuangan Bayi Tepi di Sungai Bulusari Gempol Lewat Rumah Bersalin-Dukun

GEMPOL – Kasus pembuangan bayi perempuan di tepian sungai di Dusun Jembrung Dua, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, masih menjadi pekerjaan rumah bagi aparat kepolisian. Sampai saat ini, korps Bhayangkara itu juga masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.

Kanitreskrim Polsek Gempol Ipda Khoirul Anam menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan kasus tersebut. Sebelumnya, polisi juga telah melakukan olah TKP serta memintai keterangan sejumlah saksi.

“Saksi yang sudah dimintai keterangan sejauh ini masih tiga orang. Namun ketiganya tidak mengetahui kejadian pembuangannya. Mereka hanya melihat ketiga mayat bayi itu sudah hanyut di sungai. Jadi saksi yang dimintai keterangan hanya warga yang menemukan,” tegas Khoirul saat dihubungi, Sabtu (26/1).

Meski begitu, perwira polisi dengan satu setrip di bahunya itu tak menepis kemungkinan adanya saksi tambahan. Sebab, pihaknya saat ini masih terus mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kasus itu.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada saksi tambahan yang bisa memberikan keterangan lebih banyak atas kasus ini,” imbuhnya.

Dia juga membeberkan, pihaknya sudah menyebar anggota untuk melakukan penyelidikan di lapangan. Selain menggali informasi dan bahan keterangan di sekitar lokasi, kata Khoirul, upaya lain juga ditempuhnya.

“Kami juga menelusuri informasi ke rumah bersalin atau dukun bayi di sekitar lokasi. Agar mendapat tambahan informasi apakah ada ibu yang baru saja melahirkan dalam kurun waktu beberapa hari terakhir,” urai dia.

Ia berharap, kasus itu akan segera terungkap. Bila memungkinkan, informasi yang berhasil digali dari dukun bayi atau tempat bersalin itu akan ditindaklanjuti. Sebab tak menutup kemungkinan, bayi yang diperkirakan masih berumur dua hari itu dilahirkan di sekitar lokasi.

“Jasad bayi masih di kamar mayat. Sembari melakukan penyelidikan di lapangan, kami juga menunggu hasil visumnya,” pungkas Khoirul.

Diberitakan sebelumnya, temuan mayat bayi perempuan di sungai Dusun Jembrung Dua, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jumat (25/1) menggemparkan warga setempat. Mayat bayi itu ditemukan dalam kondisi telentang.

Sebelum ditemukan warga, tubuhnya tersangkut ranting. Kondisinya sudah rusak. Tali pusat juga masih menempel pada perut bayi malang itu. Di sekitarnya masih terdapat luka. Begitu pula pada bagian kepala bayi tersebut, ditemukan luka pendarahan. (tom/rf)