2 Pegawai Positif Korona, Dispendukcapil Kab Pasuruan Di-Lockdown

BANGIL, Radar Bromo – Pemohon layanan administrasi kependudukan (adminduk) di Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, harus bersabar. Sebab, mereka tidak bisa mendapatkan layanan untuk beberapa hari ke depan.

Itu, lantaran pelayanan di Dispendukcapil setempat memang ditutup. Penutupan itu terjadi seiring adanya dua pegawai setempat yang dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko membenarkan penutupan layanan adminduk tersebut. Penutupan itu berlangsung sejak 24 Agustus hingga 30 Agustus 2020 mendatang.

LENGANG: Suasana kantor Dispendukcapil yang lengang setelah kebijakan layanan tutup sementara. (Iwan Andrik/Radar Bromo)

Ia tak memungkiri penutupan layanan tersebut lantaran adanya pegawai di lingkungan Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan terkonfirmasi positif korona. “Sementara layanan ditutup karena ada dua pegawai yang positif Covid-19,” sampainya.

Ia menambahkan, bukan hanya layanan tatap muka yang dihentikan sementara. Karena untuk layanan online, juga belum bisa dijalankan.

Sebab, perangkat untuk menjalankan layanan online berada di kantor. “Kantor masih disterilisasi selama tiga hari ini. Jadi, untuk online juga belum terlayani. Mengingat, perangkatnya ada di kantor,” bebernya.

Hal ini membuat sejumlah pemohon yang hendak mengurus adminduk harus gigit jari. Salah satunya Ridwan, 30, warga Pandaan. Ia mengaku hendak mengajukan perbaikan NIK untuk pengurusan BPJS Ketenagakerjaannya. “Saya coba online tidak bisa. Akhirnya saya datang ke sini. Eh…ternyata di-lockdown,” akunya kecewa. (one/mie)