Istri Meninggal akibat Covid-19, Danramil Kotaanyar Positif

KOTAANYAR, Radar Bromo – Berita duka datang dari jajaran Kodim 0820. Hr, istri dari Komandan Koramil (Danramil) Kotaanyar Kapten Inf. As meninggal karena positif Covid-19. Hr yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) meninggal Minggu (23/8).

Jenazahnya lantas dikebumikan di Pasuruan. Sebab, Hr berasal dari Pasuruan. Yang membuat sedih, saat Hr dikebumikan, anak-anak Kapten Inf. As harus menjalani karantina di rumah sehat yang disediakan Kodim 0820/Probolinggo.

Di sisi lain, Danramil Kotaanyar Kapten Inf. As juga dipastikan positif Covid-19. Dia dipastikan positif sejak sebelum peringatan 17 Agustus. Baik Danramil maupun istrinya diduga tertular Covid-19 dari Klaster Pelangi.

Komandan Kodim (Dandim) 0820 Letnan Kolonel Infantri Imam Wibowo saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Menurutnya, Hr, istri Danramil Kotaanyar memang positif Covid-19. Yang bersangkutan meninggal Minggu (23/8) dan dimakamkan di daerah asalnya di Pasuruan.

Sedangkan Danramil Kotaanyar saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Tongas. “Yang bersangkutan saat ini sedang dirawat di rumah sakit Tongas,” jelasnya.

Kodim 0820 pun secara internal melakukan tracing dan rapid test kepada seluruh anggota yang kontak langsung dengan Danramil Kotaanyar. Dan hasilnya, semua yang ikut tes dinyatakan nonreaktif.

“Kami terus melakukan tracking terhadap anggota yang diduga kontak erat. Khususnya, bagi anggota Koramil Kotaanyar. Sudah kami rapid test semua dan hasilnya nonreaktif semua,” katanya.

Dengan hasil tes itu, Koramil Kotaanyar tidak di-lockdown. Aktivitas seperti biasa tetap dilakukan di sana. Namun, protokol kesehatan dilakukan dengan lebih ketat. Termasuk physical distancing juga diterapkan dengan lebih ketat. Tujuannya, menurut Imam, untuk meminimalisasi penyebaran virus Covid-19.

“Tidak ditutup. Aktivitas seperti biasa, namun diperketat penjagaan dan protokol kesehatan di sana,” terangnya.

Jawa Pos Radar Bromo juga mendatangi Koramil Kotaanyar kemarin. Kantor itu beraktivitas seperti biasa. Serda Syaiful, salah satu anggota Koramil Kotaanyar membenarkan bahwa komandannya positif Covid-19. Namun, kantor tetap buka karena semua anggota dinyatakan nonreaktif saat rapid test.

Syaiful menjelaskan, Danramil adalah orang yang sangat tegas terhadap penerapan protokol kesehatan di Koramil Kotaanyar. Setiap anggota dan siapapun yang keluar masuk Koramil, harus mengikuti protokol kesehatan.

Yang bersangkutan juga selalu menerapkan physical distancing di kantor. “Jadi, hampir tidak ada kontak langsung antara Danramil dengan semua anggota di sini. Karena beliau sangat menerapkan jaga jarak itu. Dengan istri juga begitu, tidak ada kontak langsung,” tuturnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo drShodiq Tjahjono tidak memberikan jawaban banyak tentang hal itu saat dikonfirmasi. Baik itu berkaitan dengan Danramil Kotaanyar, maupun istrinya.

“Kami tidak menjelaskan subjek atau individu. Tidak seperti itu. Tapi kalau satuannya yang menjelaskan, ya dak papa,” katanya. (sid/hn)