6 Kasus Positif Korona Baru-2 Pasien Sembuh di Kab Probolinggo

PULANG: Proses pemulangan salah satu pasien positif di RSUD Waluyo Jati, beberapa waktu lalu. Inset, tenaga kesehatan di RSUD Tongas memberi pesan selamat Idul Fitri lewat tulisan di baju APD (alat pelindung diri)-nya. (Istimewa)

Related Post

KRAKSAAN, Radar Bromo-Jumlah warga yang terpapar virus covid 19 di Kabupaten Probolinggo bertambah, per Senin (25/5). Ada tambahan enam kasus positif Covid 19 baru.

Empat postif covid 19 ini diketahui merupakan pemudik dari luar daerah. Sementara sisanya adalah tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Tongas.

Juru bicara (Jubir) satgas percepatan penanganan covid 19 Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto mengungkapkan enam positif covid 19 ini adalah seorang pria berusia 40 tahun asal Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris dan seorang perempuan berusia 31 tahun asal Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris. Keduanya merupakan pemudik dari Bali.

Lalu, seorang pria berusia 39 asal Desa Pedagangan, Kecamatan Tiris. Ia adalah pemudik dari Kota Surabaya dan seorang pria berusia 34 asal Desa/ Kecamatan Panukiran yang merupakan pemudik asal Pontianak.

Sementara dua tenaga kesehatan yang positif adalah wanita berusia 31 asal Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih dan pria berusia 33 asal Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton.

Keenam positif ini masuk dalam orang tanpa gejala (OTG). Dan saat ini mereka sedang menjalani isolasi di rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari tim medis Pemkab Probolinggo. Namun pihaknya memastikan jika keenam postif covid 19 ini dalam kondisi yang baik.

“Empat orang di antaranya yang merupakan pemudik ini memamg memiliki riwayat perjalanan ke sejumlah daerah, seperti Bali dan Surabaya. Ini merupakan hasil karantina yang saat dilakukan rapid tes hasilnya reaktif kemudian di tes swab dinyatakan positif hari ini,”ungkapnya.

Anang menjelaskan untuk dua tenaga kesehatan di RSUD Tongas yang diketahui terpapar Covid 19 ini masih belum diketahui sumber penularannya. Pihaknya berencana akan melakukan tracking.

Namun pihaknya menduga penularannya horizontal yakni karena adanya kontak dengan tenaga medis yang terkonfirmasi positif sebelumnya. Ini berkaca pada adanya tenaga kesehatan yang sebelumnya juga terpapar covid 19.

 

Dua Pasien Sembuh

Selain itu, Anang menyebut pada Senin (26/5) ada dua pasien positif covid 19 yang dinyatakan sembuh. Keduanya adalah wanita berusia 37 asal Desa Pabean, Kecamatan Dringu dan pria berusia 29 asal Desa Alasnyiur, Kecamatan Besuk.

Kepastian ini didapatkan usai hasil swab mereka dinyatakan negatif sebanyak dua kali. Meski dinyatakan telah sembuh, namun saat ini keduanya tetap harus menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing masing dengan protokol kesehatan yang sebaik baiknya.

“Ada dua pasien postif sebelumnya yang dinyatakan telah sembuh hari ini. Mereka sudah dipulangkan, namun tetap harus isolasi mandiri. Untuk riwayat penyakit lainnya tidak ada, tapi kami tetap meminta mereka rajin ke puskesmas agar kondisinya tetap terpantau,”sebut Anang. (riz/mie)