alexametrics
30 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

ATM Samping Eratex Dibobol, Dua Pelaku Sempat Ambil Rp 20 Juta Namun Diringkus

KADEMANGAN – Para pelaku kejahatan makin nekat saja dalam beraksi. Di Kota Probolinggo tepatnya di sebuah ATM milik BNI di Jalan Soekarno-Hatta (samping Eratex), dibobol dua pelaku. Para pelaku bahkan sempat membawa uang sebanyak Rp 20 juta, meski akhirnya berhasil dibekuk.

DIAMANKAN: Uang di dalam ATM yang sempat dibawa pelaku. (Foto: Istimewa)

Informasinya, pembobolan ATM yang masuk di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan itu, aksi para pelaku dilakukan Sabtu (25/5) dini hari. Menurut Wahyu Hidayat 34, satpam bank BNI, mulanya dia mendapat laporan dari vendor pengisi ATM. Vendor pengisi uang di mesin ATM tersebut, kemudian meminta Wahyu agar mengecek ATM, dan meminta menghubungi petugas kepolisian.

Di ATM itu, para pelaku membobol dengan memasukkan tongkat, saat mesin keluar. Nah, saat itu, dua pelaku terlihat masih belum selesai mengambil uang di dalam mesin ATM.

Secepatnya, Wahyu yang asal Flamboyan, Kelurahan Pilang, Kademangan, menuju lokasi ATM di samping Eratex. Selanjutnya Wahyu bersama petugas kepolisian, melihat ada dua orang yang telah melakukan pembobolan mesin ATM. Tanpa banyak bicara, dua pelaku berhasil diringkus. Salah satunya bernama Susilo Hadi Hermansyah, 54, asal Tangerang.

“Saat itu dua pelaku itu sudah mengambil uang Rp 20 juta,” beber Wahyu. Bahkan uang tersebut sudah dimasukkan ke dalam saku celana.

Selanjutnya petugas langsung mengamankan dua pelaku tersebut ke Polsek Mayangan. Informasi yang diterima petugas, sejatinya ada tiga pelaku. Satu lagi menunggu di dalam mobil yang diparkir di Indomaret, dekat dengan lokasi ATM. “Jadi yang diamankan dua, satu lagi masih belum ditangkap. Kalau gak salah, mobil yang dibawa satu pelaku lagi, jenis minibus,” imbuhnya.

Penangkapan tersebut dibenarkan Hasan, 51 sekuriti Eratex. Menurut sekuriti asal Kedunggaleng, Dringu yang kebetulan masuk shift pagi itu, ia bawa motor dari rumahnya. Kemudian setelah sampai di depan Eratex (depan ATM BNI), banyak orang, sehingga dia berhenti. Dia melihat ada dua orang yang diborgol dan dimasukkan ke mobil.

“Jadi, mobil yang digunakan untuk membawa kedua pelaku pakai mobil Eratex. Sebab buser dan satpam serta petugas banknya naik motor,” terang Hasan.

Menyikapi hal itu, Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal enggan berkomentar banyak. Ia hanya menegaskan bahwa kasus tersebut masih didalami. “Kami masih kembangkan dulu” singkatnya. (rpd/fun)

KADEMANGAN – Para pelaku kejahatan makin nekat saja dalam beraksi. Di Kota Probolinggo tepatnya di sebuah ATM milik BNI di Jalan Soekarno-Hatta (samping Eratex), dibobol dua pelaku. Para pelaku bahkan sempat membawa uang sebanyak Rp 20 juta, meski akhirnya berhasil dibekuk.

DIAMANKAN: Uang di dalam ATM yang sempat dibawa pelaku. (Foto: Istimewa)

Informasinya, pembobolan ATM yang masuk di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan itu, aksi para pelaku dilakukan Sabtu (25/5) dini hari. Menurut Wahyu Hidayat 34, satpam bank BNI, mulanya dia mendapat laporan dari vendor pengisi ATM. Vendor pengisi uang di mesin ATM tersebut, kemudian meminta Wahyu agar mengecek ATM, dan meminta menghubungi petugas kepolisian.

Di ATM itu, para pelaku membobol dengan memasukkan tongkat, saat mesin keluar. Nah, saat itu, dua pelaku terlihat masih belum selesai mengambil uang di dalam mesin ATM.

Secepatnya, Wahyu yang asal Flamboyan, Kelurahan Pilang, Kademangan, menuju lokasi ATM di samping Eratex. Selanjutnya Wahyu bersama petugas kepolisian, melihat ada dua orang yang telah melakukan pembobolan mesin ATM. Tanpa banyak bicara, dua pelaku berhasil diringkus. Salah satunya bernama Susilo Hadi Hermansyah, 54, asal Tangerang.

“Saat itu dua pelaku itu sudah mengambil uang Rp 20 juta,” beber Wahyu. Bahkan uang tersebut sudah dimasukkan ke dalam saku celana.

Selanjutnya petugas langsung mengamankan dua pelaku tersebut ke Polsek Mayangan. Informasi yang diterima petugas, sejatinya ada tiga pelaku. Satu lagi menunggu di dalam mobil yang diparkir di Indomaret, dekat dengan lokasi ATM. “Jadi yang diamankan dua, satu lagi masih belum ditangkap. Kalau gak salah, mobil yang dibawa satu pelaku lagi, jenis minibus,” imbuhnya.

Penangkapan tersebut dibenarkan Hasan, 51 sekuriti Eratex. Menurut sekuriti asal Kedunggaleng, Dringu yang kebetulan masuk shift pagi itu, ia bawa motor dari rumahnya. Kemudian setelah sampai di depan Eratex (depan ATM BNI), banyak orang, sehingga dia berhenti. Dia melihat ada dua orang yang diborgol dan dimasukkan ke mobil.

“Jadi, mobil yang digunakan untuk membawa kedua pelaku pakai mobil Eratex. Sebab buser dan satpam serta petugas banknya naik motor,” terang Hasan.

Menyikapi hal itu, Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal enggan berkomentar banyak. Ia hanya menegaskan bahwa kasus tersebut masih didalami. “Kami masih kembangkan dulu” singkatnya. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/