alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Hari ini Setiyono-Dwi Fitri Nurcahyo dan Wahyu Jalani Sidang Perdana

PASURUAN – Wali Kota Pasuruan nonaktif, Setiyono akan menjalani sidang perdananya hari ini. Setiyono menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penerimaan suap oleh rekanan yang memenangkan proyek PLUT KUMKM milik Pemkot Pasuruan.

JUGA DISIDANG: Dwi Fitri Nurcahyo (kiri) dan Wahyu Tri Hardianto yang rencananya juga disidang hari ini. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Humas PN Tipikor Surabaya, Lufsiana Abdullah menjelaskan, berkas perkara Setiyono memang telah dilimpahkan JPU KPK ke pengadilan pada 18 Februari lalu. “Setelah diregister, kami langsung memprosesnya selama enam hari kerja. Sidang untuk terdakwa Setiyono akan dilaksanakan besok (Senin, 25/2),” katanya Minggu (24/2).

Selain Setiyono, kata Lufsiana, JPU KPK juga melimpahkan berkas perkara untuk terdakwa Dwi Fitri Nurcahyo dan Wahyu Tri Hardiyanto. Pelimpahan berkas perkara itu juga dilakukan dalam waktu yang sama. Karena itu, kedua terdakwa tersebut dipastikan akan duduk di kursi pesakitan hari ini.

“Agendanya sama, karena sidang perdana. Yaitu mendengarkan dakwaan dari JPU. Namun terdakwa Setiyono sidangnya terpisah, sedangkan terdakwa Dwi Fitri dan Wahyu jadi satu,” imbuhnya.

Penelusuran Jawa Pos Radar Bromo pada situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Surabaya, Dwi Fitri Nurcahyo dan Wahyu Tri Hardianto akan menjalani sidang di Ruang Cakra pukul 09.00. Kemudian dilanjutkan dengan sidang Setiyono pukul 09.20.

“Namun itu sebenarnya juga kondisional. Tergantung besok siapa yang hadir lebih dulu di pengadilan, itu yang didahulukan. Namun jadwal sidang memang dimulai pukul 09.00,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Setiyono bersama tiga orang lainnya diamankan KPK, 4 Oktober silam. Dalam kasus tersebut, Setiyono disangka menerima suap melalui orang dekatnya. Kabarnya, bukan hanya proyek PLUT-KUMKM, lembaga antirasuah menduga sejumlah proyek di Kota Pasuruan sudah diatur oleh Setiyono.

Khusus proyek pengembangan PLUT-KUMKM, Setiyono menerima commitment fee sebesar 10 persen dari nilai harga perkiraan sendiri (HPS) yang totalnya Rp 2.297.464.000. Selain itu, juga ada kesepakatan feesatu persen untuk kelompok kerja.

Pemberian suap dilakukan secara bertahap. Pertama, Baqir menyerahkan fee untuk kelompok kerja Rp 20 juta pada 24 Agustus 2018. Itu, diberikan sekaligus tanda jadi. Setelah menetapkan Baqir sebagai pemenang lelang pada 4 September 2018.

Tiga hari berikutnya dia menyerahkan setengah commitment fee untuk Setiyono sebesar lima persen atau kurang lebih Rp 115 juta. Rencananya, setengah commitment fee lainnya bakal diserahkan oleh Baqir apabila uang muka proyek sudah cair.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, proyek yang bersumber dari APBN 2018 tersebut merupakan salah satu proyek yang dibangun dengan anggaran fantastis. Dalam situs LPSE Kota Pasuruan, proyek tersebut dianggarkan dengan nilai pagu Rp 2.297.464.000.

Diketahui, proyek itu sempat gagal lelang pada tahun 2017. Saat itu ada 21 perusahaan konstruksi yang mendaftarkan diri. Dari jumlah tersebut, ada satu perusahaan konstruksi yang mengajukan penawaran, namun tidak memenuhi syarat. Badan Layanan dan Pengadaan (BLP) Kota Pasuruan kemudian mengumumkan berita acara gagal lelang pada 20 Agustus. Sehingga, proyek tersebut di-retender.

Dalam lelang ulang tahun ini, ada 28 rekanan yang ikut tender. Setelah melalui serangkaian lelang, BLP menyatakan CV Mahadhir milik Hud Muhdor sebagai pemenang lelang pada 4 September. Hud Muhdor merupakan ayah Baqir. CV Mahadhir yang beralamat di Desa/Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, itu dinyatakan menang dengan harga negosiasi Rp 2.195.813.000. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.