alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Ada Seribu Lebih Rumah Terdampak Jika Bangiltak Direalisasi

BEJI, Radar Bromo – Seribu lebih bidang diprediksi akan terdampak rencana pemerintah mengembalikan fungsi Kalimati atau Bangiltak di Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan data yang ada, 1.280 bidang akan terdampak program ini.

Terdiri dari 1.208 bidang milik perorangan dan 72 bidang aset desa/negara. Bidang milik perorangan dan desa/negara ini mayoritas berupa rumah. Itu artinya, tidak sedikit rumah yang akan tergusur imbas dari program ini.

Berdasarkan data yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, ada setidaknya 1.208 rumah yang terdampak program normalisasi Bangiltak. Rumah-rumah itu tersebut tersebar di tujuh desa di Kecamatan Gempol, Beji dan Bangil.

Di wilayah Bangil ada 304 rumah terdampak. Terdiri dari di Kalianyar, 66 rumah terdampak. Lalu di Tambakan, ada 238 rumah terdampak.

Kemudian di Kecamatan Gempol, total rumah yang terdampak mencapai 175. Rinciannya, di Desa Gempol sebanyak 61 rumah. Sedangkan di Desa Legok, ada 114 rumah terdampak.

Rumah yang terdampak baling banyak ada di Kecamatan Beji. Jumlahnya total 729 rumah. Semuanya tersebar di tiga desa. Yaitu di Desa Cangkringmalang ada 77 rumah. Lalu di Desa Kedungboto mencapai 128 rumah. Dan rumah terdampak paling banyak di Desa Kedungringin, mencapai 524 rumah.

Selain rumah, ada 72 fasilitas umum yang akan terdampak program normalisasi Kalimati ini. Mencakup musala, masjid, sekolah, hingga sarana umum lainnya.

Untuk aset desa/negara, jumlah paling banyak yang terdampak ada di Kecamatan Bangil. Total jumlahnya mencapai 42 bidang di Desa Tambakan dan Kalianyar.

Dwi Setyoningsih, salah satu warga Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, menjelaskan, dia dan keluarganya sudah bertahun-tahun tinggal di wilayah setempat. Karena itu, tidak mudah untuk bisa pindah ke tempat lain.

Bukan hanya karena masalah dana. Lebih dari itu, ada banyak kenangan yang tersimpan di sana. “Ini kampung halaman kami,” ungkap dia.

Ia berharap, tidak ada penggusuran yang dilakukan pemerintah. Kalaupun normalisasi dilakukan, jangan sampai penggusuran dilakukan. “Kami berharap jangan sampai ada penggusuran,” timpal dia.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib menguraikan, program normalisasi Bangiltak merupakan wacana dari pemerintah pusat. Program ini dilakukan sebagai upaya mengatasi persoalan banjir di wilayah Bangil dan Beji.

“Ada beberapa pilihan yang kami usulkan dalam mengatasi persoalan banjir di wilayah Bangil dan Beji. Selain normalisasi Bangiltak ini, kami juga mengusulkan pembangunan kolam retensi. Tapi yang dipilih pemerintah pusat adalah normalisasi Bangiltak,” sampainya.

Menurut Misbah, rencana pengerukan Kalimati tersebut memang tidak akan mudah. Karena, tidak sedikit warga yang tidak sependapat. Namun, pemerintah akan berusaha untuk meyakinkan. “Sekarang tahap sosialisasi sedang kami lakukan terus untuk mematangkan program ini,” bebernya. (one/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.