1.036 Pendaftar CPNS di Kota Pasuruan Tak Lulus Administrasi, Di Kabupaten Capai 501

PANGGUNGREJO – Sebanyak 3.709 pelamar mendaftar pada rekrutmen CPNS di lingkungan Pemkot Pasuruan. Berkas 3.709 pelamar itu sudah masuk dan diverifikasi. Hasilnya, dari 3.709 berkas, sebanyak 1.036 pelamar dinyatakan tak lulus administrasi, sehingga mereka langsung gugur.

Di antara 1.036 berkas yang tak lulus administrasi, ada beberapa posisi yang tak diminati yakni dokter spesialis. Disamping itu, juga ada delapan formasi lowongan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat diketahui tidak ada yang dinyatakan lulus, yakni untuk posisi perawat gigi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pasuruan, Muhammad Fakih mengungkapkan formasi yang diberikan sebanyak 256 lowongan di delapan posisi. Jumlah pendaftar CPNS tahun ini sebanyak 3.709 orang. Dan diketahui, 2.670 orang diantaranya dinyatakan lulus.

Adapun rinciannya, posisi guru sebanyak 1.576 orang, posisi tenaga kesehatan 82 orang, bidan 394 orang, dokter gigi 8 orang dan dokter umum 12 orang. Lalu, perawat umum 150 orang, tenaga teknis infrastruktur di organisasi perangkat daerah (OPD) 448 orang.

“Sementara posisi dokter spesialis memang tidak ada pendaftar. Selain itu, dari delapan pendaftar di posisi perawat gigi, tidak ada satupun yang lulus,” katanya.

Fakih menjelaskan tidak adanya pendaftar yang dinyatakan lulus untuk posisi perawat gigi dikarenakan antara persyaratan formasi dan kualifikasi yang dimiliki pelamar masih belum sesuai. Selain itu, mereka juga tidak melampirkan surat tanda registrasi (STR) perawat gigi sebagai persyaratan.

Pihaknya pun akan menyampaikan hal ini pada unit kesehatan terkait. Solusi untuk menutupi kebutuhan dalam posisi perawat gigi diserahkan sepenuhnya pada mereka. Menurutnya, dalam waktu dekat ribuan pendaftar ini bakal mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD).

“Jadwal pastinya kapan kami belum tahu. Yang jelas antara tanggal 26 Oktober dan 17 November dan pelaksanaannya di Kota Malang,” terang Fakih.

Sementara itu, setelah dilakukan seleksi administrasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), pendaftar di Kabupaten Pasuruan tercatat ada sebanyak 5.299 pendaftar yang lolos seleksi administrasi. Untuk daftar lolos peserta yang lolos administrasi sudah diumumkan sejak 21 Oktober lalu baik di website BKN dan Pemkab Pasuruan. Tercatat ada 5.299 pendaftar yang dinyatakan lolos administrasi dan 501 pendaftar yang tidak lolos administrasi.

Hingga kini Badan Kepegawaian dan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan masih menunggu jadwal tes Computer Assited Tes (CAT) dari pusat. Jika sudah keluar, maka tes dilakukan segera.

Iswahyudi, Plt Kepala Badan Kepegawaian Dan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan mengatakan untuk pendaftar yang tidak lolos administrasi bisa terjadi karena berbagai sebab. Ada yang lantaran ijazah tidak sesuai dengan yang dibutuhkan, juga ada yang tidak melengkapi STR bagi tenaga kesehatan.

Sampai Senin (22/10) dari BKPPD Kabupaten Pasuruan memang belum mendapatkan kepastian jadwal tes CAT bagi peserta CPNS dari Kabupaten Pasuruan. Sedangkan lokasi sudah dipastikan Gedung Student Center Pertamina SMK Negeri 2 Kota Malang, di Jalan Veteran 17 Malang.

Sesuai jadwal tematik, tes direncanakan akan dimulai pada 26 Oktober mendatang. “Namun terkait jadwal pasti kita masih menunggu dari pusat. Ini lantaran lokasi tes untuk CPNS di Kabupaten Pasuruan masuk rayon Malang bersama 6 daerah lain yaitu Kota Pasuruan, Kota dan Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota dan Kabupaten Blitar,” jelasnya.

Sehingga diharapkan bagi peserta yang lolos adminstrasi tetap bersiap diri dan menunggu informasi lebih lanjut terkait kepastian jadwal untuk tes selanjutnya. (riz/eka/fun)