Tambah 17 Positif Korona di Kab Pasuruan, 8 Nakes hingga 2 Bayi

BANGIL, Radar Bromo-Kasus coronavirus disease (Covid 19) di Kabupaten Pasuruan kembali bertambah. Per Sabtu (23/5) ada tambahan 17 kasus positif baru berdasarkan hasil swab. Ironisnya, delapan orang diantaranya, merupakan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di RSUD Bangil.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, delapan nakes tersebut, salah satunya seorang bidan yang berdomisili di wilayah Kecamatan Beji.

Sementara lainnya, merupakan perawat yang rata-rata berdomisili di wilayah Bangil, Beji dan Grati. Mereka semuanya, merupakan nakes yang bertugas melayani pasien Covid-19 di RSUD Bangil. Baik itu berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ataupun yang sudah konfirm Covid-19.

“Mereka merupakan garda terdepan dalam pelayanan pasien Covid-19. Sayangnya, mereka kini juga terkonfirm positif Covid-19,” sampai Anang.

Menurut Anang, selama merawat para pasien Covid-19, para nakes tersebut selalu di-screening untuk dilakukan rapid test. Pelaksanaannya dalam periode tertentu.

Antara petugas satu dengan petugas lain, penyecreeningannya disesuaikan dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Misalnya saja, kata Anang, ketika ada pasien baru masuk RSUD Bangil dan dicurigai menjadi PDP. Ketika diperiksa, ternyata pasien tersebut memiliki komorbit atau penyakit penyerta.

“Saat dirapid dan hasilnya reactif, maka perawat yang kontak erat dengan pasien tersebut akan dirapid dan discreening secara masal,” beber Anang.

Paramedis yang dinyatakan positif swab itu, bakal diisolasi di Hotel Permata Biru, Prigen. Sebab, mereka terpapar dalam kondisi orang tanpa gejala alias OTG.

Di luar nakes, sembilan warga Kabupaten Pasuruan yang terkonfirmasi Covid-19, merupakan pasien berstatus PDP. Dua diantaranya, merupakan bayi 3 bulan asal Bangil dan Rejoso. Bayi asal Bangil masuk RSUD Bangil sejak 5 Mei dengan keluhan pneumonia, infeksi dan kekurangan zat besi. Sementara bayi asal Rejoso, masuk RSUD Bangil per 14 Mei lantaran TBC dan pneumonia.

“Per hari ini (Sabtu) ada 17 warga Kabupaten Pasuruan yang terkonfirmasi Covid-19. Ada petugas medis ada pula masyarakat umum dan bayi,” tambahnya.

Dengan tambahan itu, jumlah penderita Covid-19 mencapai 74 orang. Delapan orang diantaranya yang dinyatakan sembuh. Dengan semakin banyaknya warga yang terpapar korona, Anang meminta agar seluruh masyarakat patuh terhadap seluruh anjuran pemerintah.

“Termasuk untuk tidak mudik. Tetap di rumah dan jangan menggelar open house. Mari kita selamatkan keluarga kita dari ancaman dan paparan virus korona,” pintanya. (one/mie)