Satu Warga Kab Pasuruan Diisolasi lantaran Sakit usai Kontak dengan WNA

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Pasuruan bertambah. Bahkan, satu di antaranya naik status menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan sedang diisolasi di RSUD Bangil.

Hal itu ditegaskan Anang Saiful Wijaya, ketua Harian Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Virus Korona di Kabupaten Pasuruan. Ia menyampaikan, ODP di Kabupaten Pasuruan awalnya ada tiga orang. Dan saat ini, satu di antaranya sudah dinaikkan statusnya menjadi PDP karena sakit dengan gejala seperti flu.

“Sebelumnya ada tiga orang yang masuk ODP. Tapi, satu di antaranya sakit, sehingga statusnya masuk dalam PDP,” jelas Anang.

Ia menambahkan, warga dengan status PDP itu sempat kontak dengan WNA yang disebut-sebut positif korona. Hanya saja, Anang tak menyebutkan WNA dari mana. Karena itu, pasien tersebut sebelumnya masuk ODP. Namun, karena kondisinya sekarang sakit, orang tersebut masuk status PDP.

Saat ini pasien berstatus PDP itu tengah menjalani isolasi di RSUD Bangil. Namun, belum dipastikan apakah yang bersangkutan terinfeksi korona atau tidak.

Saat ini sampel darahnya masih dalam pengecekan di laboratorium Unair bekerja sama dengan RSUD Dr. Soetomo Surabaya. “Mudah-mudahan hasilnya negatif. Sekarang masih menunggu hasil lab,” jelasnya.

Disampaikan Anang, pasien tersebut memang mengalami gejala-gejala flu. Pasien demam dan juga batuk. Namun, sekali lagi ia menegaskan, pasien tersebut belum dipastikan menderita korona. Lantaran hasil lab baru dikirim dan belum turun.

“Kami tidak bisa menyebutkan dari kecamatan mana. Kami juga akan melakukan tracking pasien yang dinyatakan PDP itu. Dia selama ini melakukan kontak dengan siapa saja,” pungkasnya. (one/hn)