alexametrics
28C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Carok di Kejayan, Dua Bersaudara Ini Terluka, Diduga Perkara Warisan

KEJAYAN, Radar Bromo– Aksi carok sempat terjadi di sebuah areal persawahan di Desa Wangkal, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan Selasa (21/7). Itu setelah Sudiono, 61, warga Desa Wangkal dan Abdul Karim, 71, warga Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan terlibat cekcok hingga sama-sama terluka. Kedua pria yang masih satu saudara ini terluka akibat sabetan celurit milik keduanya. Diduga, motif carok ini disebabkan karena masalah harta warisan.

Peristiwa pembacokan ini terjadi sekitar pukul 14.00. Siang itu, Abdul Karim pergi ke sawahnya di Desa Wangkal untuk mengecek tanaman padi miliknya. Selang 30 menit kemudian, ia memutuskan untuk pulang dengan motor yang dimilikinya. Saat hendak menghidupkan motornya, ia berpapasan dengan Sudiono.

Saat itulah keduanya langsung cekcok. Tak mampu menahan amarah, mereka mengambil celurit di punggungnya dan saling menyabet satu sama lain. Abdul Karim langsung tersungkur di tempat usai tempurung pada kaki sebelah kanan terluka oleh sabetan celurit.

Ia lantas ditemukan oleh warga sekitar yang melintas. Tak lama kemudian, Polsek Kejayan tiba di lokasi usai menerima laporan dari warga. Sementara itu, Sudiono juga mengalami luka pada telapak tangan nya sebelah kanan dan langsung pergi meninggalkan lokasi ke arah rumahnya. Petugas Polsek lantas mengevakuasi Abdul Karim dan membawanya ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan.

“Namun ternyata pihak rumah sakit tidak sanggup. Akhirnya ia dirawat di Rumah Sakit Medika Pasuruan. Tak lama usai mengevakuasi Abdul Karim, kami mendatangi rumah Sudiono dan membawanya ke Puskesmas Ranggeh sebelum dirujuk ke RSUD Bangil, Pasuruan,”ungkap Kapolsek Kejayan, AKP Sugeng Prayitno.

Sugeng menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, diduga aksi pembacokan ini terjadi dengan cara Sudiono membacok dengan menggunakan celurit di bagian kaki. Setelah itu Abdul Karim membalas dengan cara membacok Sudiono dengan menggunakan celurit ke arah bagian tangan korban. Keduanya juga diketahui masih satu keluarga.

“Keduanya ini merupakan saudara sepupu. Kami juga mengamankan dua buah senjata tajam jenis celurit dari mereka. Diduga pembacokan ini karena masalah warisan. Sementara keduanya masih berstatus sama sama korban. Kami masih menyelidiki peristiwa ini lebih lanjut,”terang mantan Kasat Reskoba Polres Pasuruan ini. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU