Warga Kejayan Gantung Diri di Taman Manula, Evakuasi Gunakan APD

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pengunjung Taman Manula Selasa pagi (21/4) dihebohkan dengan penemuan mayat dalam kondisi tergantung di gazebo taman yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta tersebut. Proses evakuasi jenazah pun menggunakan alat pelindung diri (APD).

Jenazah itu diketahui bernama Moh Syahronsyah, 43, asal Sidomulyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Hal itu diketahui dari KTP yang dibawa korban.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jenazah itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.15. Yang mengetahui pertama kali adalah warga yang hendak senam di Taman Manula.

Bambang, petugas penyiraman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat mengatakan, pagi itu ia hendak menyiram tanaman. Saat itulah, ada ibu-ibu dan anaknya meminta bantuan karena menemukan pria gantung diri.

Saat itu, kondisi pria itu diketahui sudah tak bernyawa. Bambang pun lantas berkoordinasi dengan atasannya. “Saya dilapori ibu-ibu tadi. Setelah saya lihat, kondisinya sudah begitu (meninggal). Jadi, saya juga tak berani mendekat,” paparnya.

Tak berselang lama, petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian. Meski korban yang gantung diri itu diketahui bukan orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, namun, proses evakuasinya tetap menggunakan protokoler kesehatan.

Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD). “Kami masih selidiki meninggal karena apa. Yang jelas, tetap kami perlakukan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) penanganan Covid 19,” terang Iptu Mugi, Kanitreskrim Polsek Mayangan. (rpd/mie)