alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Bakar Sampah, Warga Sukorejo Tewas Terpanggang di Kebunnya

SUKOREJO–Nahas menimpa Kartono, 70. Warga Dusun Oro-oro RT 01 RW 03, Desa Sukorame, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan itu tewas terpanggang saat tengah membakar sampah di kebun miliknya, Senin siang (20/8).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 12.30. Sebelumnya, sekitar pukul 11.30 ia pamitan dari rumahnya untuk ke kebun. Jaraknya sekitar 100 meter dari rumahnya.

Sesampainya di kebun, ia membersihkan daun bambu berjatuhan yang sudah menggering untuk dikumpulkan. Kemudian setelah terkumpul, langsung dibakar di lokasi yang sama.

Saat tengah membakar daun itu, angin berembus cukup kencang. Api pun cepat membesar dan mengarah padanya. Diduga, korban tak bisa menghindar.

Saat api membakar korban, sejumlah warga mengetahuinya. Warga pun berupaya untuk memadamkan api itu dengan alat seadanya. “Korban sudah meninggal terbakar di kebun miliknya sendiri. Posisi jasad korban sendiri, tidur terlentang di lokasi kejadian,” terang Kapolsek Sukorejo AKP. Wiksan.

Saat petugas Polsek Sukorejo datang, pihak keluarga menolak jasad korban divisum ke rumah sakit. Keluarga akhirnya memutuskan langsung memakamkannya sore harinya di tempat pemakaman umum desa setempat.

Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan bermaterai. Isinya, menerima kejadian memilukan yang mengakibatkan korban tewas itu. Sebelum dimakamkan, sempat dilakukan pemeriksaan luar pada jasad korban oleh bidan desa setempat disaksikan pihak keluarga beserta petugas dari Polsek Sukorejo.

Tiap harinya, korban bekerja sebagai petani dan dikenal pendiam. Korban meninggalkan seorang istri dan satu orang anak. “Kematian korban murni karena kejadian kebakaran yang dialaminya. Dugaan kuatnya disebabkan human error atau kurang kehati-hatiannya korban saat bakar sampah,” jelasnya. (zal/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.