alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Tuesday, 7 December 2021

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka.

Keduanya adalah Kiki Adi Saputra, 19, warga Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol dan Pipit, 18, asal Desa Bulusari, Kecamatan Gempol. Masing–masing merupakan pengendara dan penumpang motor Honda CB nopol W 3302 BF. Keduanya menjadi korban kecelakaan di jalan raya jurusan Pandaan–Prigen, tepatnya Dusun Jawi, Desa Candiwates, Kecamatan Prigen.

“Pengendara motornya (Kiki) masih hidup dan mengalami luka-luka. Untuk penumpangnya yang dibonceng langsung tewas di lokasi kejadian. Keduanya berboncengan, perjalanan ke Tretes, Prigen dari Gempol memiliki hubungan teman,” tutur Kanitlantas Polsek Pandaan Iptu Supriyanto.

Informasinya kecelakaan itu terjadi pukul 11.00. Siang itu, motor CB yang dikendarai keduanya, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara ke selatan. Sesampainya di ruas jalan tersebut menabrak mobil Toyota Innova nopol L 1479 PT, yang ada di depannya. Mobil Toyota Innova tersebut dikemudikan Yenny Hartati Andy, 61, asal Surabaya.

Setelah menabrak Innova, motor Honda CB oleng ke kanan. Selanjutnya tertabrak truk tangki dan tidak diketahui nopolnya, dari arah berlawanan atau selatan ke utara. Usai menabrak, truk tangki kabur kearah utara.

“Motornya nabrak dulu dari belakang mobil didepannya. Kemudian hilang kendali dan oleng ke kanan, akhirnya tertabrak kendaraan lain jenis truk tangki dan kabur,” ungkapnya.

Sesaat setelah kejadian, pemotornya dievakuasi petugas ke IGD Puskesmas Pandaan. Pengendara motor mengalami robek pada pipi kanan dan memar pada dada kanan. Untuk penumpangnya mengalami kepala pecah, lecet pada tangan kanan dan kaki kanan. Jasadnya divisum ke kamar mayat RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol.

“Hasil olah TKP dan juga keterangan sejumlah saksi-saksi, posisi pemotor kurang menguntungkan. Kurang hati-hati jaga jarak dan mengendarai motor ngebut, belum lagi ban motornya depan dan belakang kecil serta tidak dilengkapi rem depan,” tuturnya. (zal/fun)

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka.

Keduanya adalah Kiki Adi Saputra, 19, warga Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol dan Pipit, 18, asal Desa Bulusari, Kecamatan Gempol. Masing–masing merupakan pengendara dan penumpang motor Honda CB nopol W 3302 BF. Keduanya menjadi korban kecelakaan di jalan raya jurusan Pandaan–Prigen, tepatnya Dusun Jawi, Desa Candiwates, Kecamatan Prigen.

“Pengendara motornya (Kiki) masih hidup dan mengalami luka-luka. Untuk penumpangnya yang dibonceng langsung tewas di lokasi kejadian. Keduanya berboncengan, perjalanan ke Tretes, Prigen dari Gempol memiliki hubungan teman,” tutur Kanitlantas Polsek Pandaan Iptu Supriyanto.

Informasinya kecelakaan itu terjadi pukul 11.00. Siang itu, motor CB yang dikendarai keduanya, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara ke selatan. Sesampainya di ruas jalan tersebut menabrak mobil Toyota Innova nopol L 1479 PT, yang ada di depannya. Mobil Toyota Innova tersebut dikemudikan Yenny Hartati Andy, 61, asal Surabaya.

Setelah menabrak Innova, motor Honda CB oleng ke kanan. Selanjutnya tertabrak truk tangki dan tidak diketahui nopolnya, dari arah berlawanan atau selatan ke utara. Usai menabrak, truk tangki kabur kearah utara.

“Motornya nabrak dulu dari belakang mobil didepannya. Kemudian hilang kendali dan oleng ke kanan, akhirnya tertabrak kendaraan lain jenis truk tangki dan kabur,” ungkapnya.

Sesaat setelah kejadian, pemotornya dievakuasi petugas ke IGD Puskesmas Pandaan. Pengendara motor mengalami robek pada pipi kanan dan memar pada dada kanan. Untuk penumpangnya mengalami kepala pecah, lecet pada tangan kanan dan kaki kanan. Jasadnya divisum ke kamar mayat RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol.

“Hasil olah TKP dan juga keterangan sejumlah saksi-saksi, posisi pemotor kurang menguntungkan. Kurang hati-hati jaga jarak dan mengendarai motor ngebut, belum lagi ban motornya depan dan belakang kecil serta tidak dilengkapi rem depan,” tuturnya. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU