alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Tuesday, 24 November 2020

Terduga Provokator Perebutan Jenazah Bertambah, Empat Orang Diamankan

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Polres Pasuruan Kota (Polresta) terus menyelidiki aksi perebutan jenazah AR, warga Rowogempol, Lekok yang meninggal karena Covid-19, Kamis (16/7). Sabtu (18/7), Polresta kembali mengamankan dua terduga provokator perebutan jenazah itu.

Dengan demikian, total ada empat terduga provokator yang saat ini diamankan. Dua yang lain, diamankan lebih dulu, Jumat (17/7). Mereka semua dibawa ke Mapolresta untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengungkapkan, pihaknya masih terus mendalami aksi perebutan jenazah AR yang terjadi di pemakaman Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan itu. Bisa jadi, terduga provokator perebutan jenazah itu bisa lebih dari empat orang.

“Penyelidikan masih terus berkembang. Saat ini sudah ada empat orang yang kami amankan. Namun, status mereka belum kami tetapkan sebagai tersangka. Kami masih terus mengembangkan kasus ini,” ungkapnya.

Arman menjelaskan, keempat orang ini memiliki peran berbeda dalam aksi perebutan jenazah AR tersebut. Ada yang bertindak mengeluarkan peti jenazah dari mobil ambulans. Lalu, ada yang bertindak membuka peti jenazah. Kemudian, ada yang bertindak mengeluarkan jenazah dari peti. Dan terakhir, ada yang menunggu di liang lahat.

Kapolresta pun memastikan, keempat orang itu bukan berasal dari keluarga AR. Namun, siapa mereka, saat ini Kapolresta masih enggan menyebutkan identitas orang per orang.

“Untuk saat ini identitas dari keempat orang yang diamankan ini belum bisa kami sampaikan. Yang jelas mereka semuanya memiliki peran berbeda. Tidak menutup kemungkinan pihak yang kami amankan bertambah,” sebut Arman.

Untuk diketahui, pemakaman jenazah AR, pasien positif Covid-19 di Kecamatan Lekok, berujung ricuh, Kamis (16/7). Warga menolak prosesi pemakaman oleh petugas yang dilakukan sesuai protokol kesehatan. Mereka bahkan merebut jenazah AR dan memakamkannya dengan cara biasa.

Kericuhan itu terjadi di pemakaman Desa Rowogempol. Sejumlah warga merebut jenazah AR dari ambulans saat hendak dimakamkan oleh beberapa petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD). Kalah jumlah, petugas pun tak bisa berbuat banyak.

Jenazah lantas disalatkan di Masjid Jamik Rowogempol. Tak lama setelah salat jenazah, warga mengikuti prosesi pemakaman. Saat hendak dimakamkan ke liang kubur, warga spontan membuka peti jenazah. Kemudian, jenazah AR dikeluarkan dari peti itu. Selanjutnya, jenazah dimakamkan tanpa peti. Bukan hanya mengeluarkan jenazah dari peti. Warga bahkan merusak peti tersebut dengan cara ditendang-tendang. (riz/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Seniman Ludruk Probolinggo Cak Mukadi Tutup Usia  

Rencananya jenazah Cak Mukadi akan dimakamkan di TPU setempat, Selasa (24/11)

Masuk Tengah Kota, Truk Terguling di Depan Yon Zipur Probolinggo

Truk terjatuh di jalur terlarang untuk dilewati kendaraan besar seperti truk.

Bertahan di Tengah Pandemi, UMKM Harus Adaptasi dengan Digitalisasi

Sayangnya, masih ada pelaku UMKM yang asing dengan perkembangan teknologi

Tak Berizin, Satpol PP Turunkan Baliho Habib Rizieq di Bangil

Ada 3 baliho Habib Rizieq yang diturunkan di Bangil. Sementara di Pasrepan diturunkan sendiri oleh pemasang.

Rem Blong, Truk Tabrak Pagar-Pos Sekuriti di Sumbersuko Gempol  

Sopir truk selamat usai melompat sesaat sebelum terjadi tabrakan.