Bapak Tiga Anak di Gempol Tewas Ditusuk Pisau Dapur

GEMPOL, Radar Bromo– Warga di Dusun Kisik, Desa/Kecamatan Legok, pagi kemarin dibuat gempar. Ini, menyusul seorang warga di sana menjadi korban penusukan, hingga akhirnya meregang nyawa.

Korban diketahui bernama Yasin Fadilah, 49, warga setempat. Lelaki yang seharinya wiraswasta itu, ditusuk memakai pisau dapur, oleh orang tidak dikenal di jalan kampung, desa setempat. Tusukan itu mengenai perut korban.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi pukul 10.15. Sebelum insiden terjadi, pagi itu Yasin Fadilah baru saja dari rumah kawannya dan hendak pulang ke rumahnya. Untuk menuju rumahnya, Yasin harus melewati jalan kampung dan dia mengendarai motor.

“Pagi itu korban naik motor seorang diri pulang dari rumah Soleh, temannya. Sekitar jarak delapan meter saat mengendarai motor, tiba-tiba korban ditusuk oleh seorang pelaku menggunakan pisau. Tusukan itu mengenai perut sebelah kiri,” kata Tachul, 53, warga Dusun Kisik.

Usai menusuk korban, pelakunya langsung kabur lari ke arah barat. Sedangkan korban setelah perutnya tertusuk pisau, sempat jalan menuju rumahnya berjarak sekitar 25 meter dari lokasi jatuhnya motor korban.

Kemudian ditolong oleh salah seorang anaknya, lalu dengan perut bersimbah darah dan pisau masih menancap, selanjutnya dievakuasi ke IGD RS Bhayangkara, Pusdik Gasum, Porong. “Korban sempat mendapatkan perawatan medis. Karena lukanya parah, akhirnya nyawanya tak tertolong,” katanya.

Menurut Tachul, saat kejadian memang pagi hari. Namun, lokasi penusukannya berada di tengah kampung. Sehingga, saat kejadian situasi di TKP sepi.

Setelah pelaku menusuk korban dengan pisau, pelaku langsung kabur dan tak sempat terkejar oleh warga. “Pisau masih menancap di perut korban, sedangkan pelakunya langsung kabur lari kencang ke arah barat menuju jalan raya,” tutur Kasun Kisik M. Rozi.

Sesaat setelah korban meninggal, tim inafis dari Polres Pasuruan tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP. Buser Polsek Gempol dan Satreskrim Polres Pasuruan langsung melakukan lidik di TKP. Termasuk menggali informasi dan keterangan dari sejumlah warga, juga keluarga korban.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau digunakan pelaku untuk menusuk korban. Tampak terlihat masih terdapat bekas darah korban menempel di pisau tersebut.

Korban yang mengalami luka tusuk pada perut sebelah kiri, saat itu masih hidup.Namun, korban mengembuskan napas terakhir saat berada di RS Bhayangkara, Pusdik Gasum, Porong.

Di sisi lain, polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. “Motifnya belum diketahui secara pasti. Untuk pelakunya satu orang dan langsung kabur meninggalkan TKP, masih belum terungkap dan tertangkap,” tegas Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Untuk pelaku, memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 165 meter. Kemudian memakai celana jins warna biru, jaket hitam, dan topi hitam. “Pelaku memakai masker warna putih,” ujar Kapolsek singkat. (zal/fun)