alexametrics
27 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Ditendang saat Boncengan Motor di Paiton, Satu Remaja Meninggal

PAITON, Radar Bromo – Rahmad, 16, dan Abdul Wafi, 18, baru saja mengantar mangga ke teman mereka di Paiton, Kamis (15/10) malam. Tak dinyana, dalam perjalanan pulang, mereka ditendang orang tak dikenal. Rahmad pun meninggal.

Peristiwa itu terjadi di jalan Desa Taman, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 23.00. Saat itu, kedua korban dalam perjalanan pulang ke Desa Nogosaren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Mereka berboncengan naik sepeda motor. Rahmad menyetir dan Abdul Wafi dibonceng. “Kami habis mengantarkan mangga ke teman di hotel. Kami berangkat berempat mengantar mangga dan naik dua motor,” ungkap Wafi, panggilan Abdul Wafi.

Dalam perjalanan pulang itu, dua rekan Wafi melaju di depan, berboncengan. Sementara Wafi dan Rahmad berkendara di belakang, juga berboncengan.

Saat melintas di Desa Taman, tiga sepeda motor tiba-tiba melaju di belakang mereka. Dua motor masing-masing dikendarai dua pemuda berboncengan. Sementara satu motor, dikendarai sendirian. Total ada lima pemuda yang naik tiga motor itu.

Tiga motor itu lantas memainkan gas motor dengan keras. “Kami di-bleyer-bleyer. Tapi saya merasa tidak salah, ya saya terus jalan saja,” katanya.

Rupanya, mereka tidak puas dengan hanya membleyer. Ketiga motor itu lantas memepet motor Wafi dan Rahmad. Setelah dekat, salah satu dari mereka menendang motor keduanya.

Akibatnya fatal. Motor mereka roboh dan masuk sungai. Rahmad pun jatuh ke sungai bersama motor yang dikendarai. Sementara Wafi terpental ke pinggir jalan tak sadarkan diri.

“Saya tidak tahu apa-apa. Saya tidak sadarkan diri. Tahunya saya sudah berada di rumah Puskesmas Paiton,” ungkapnya.

Pj Kepala Desa Nogosaren Latif mengatakan, akibat kejadian itu Rahmad tidak tertolong. Tubuhnya jatuh ke sungai dan tertindih motor. “Rahmad meninggal. Dia kehabisan napas di dalam air tertindih motornya,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan Wafi, mereka selama ini tidak punya musuh. Karena itu, Latif berharap pelaku kejahatan itu segera ditangkap. “Kami harap pelaku segera tertangkap. Sebab, anak-anak ini ditendang begitu saja lalu ditinggal,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Paiton AKP Noer Choiri menjelaskan, kejadian itu dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas. Pihaknya juga telah melaporkan kejadian itu kepada Unit Laka Polres Probolinggo.

“Awalnya petugas piket mendapat laporan kecelakaan lalu lintas dari masyarakat. Setelah itu kami meneruskan kepada Unit Laka,” katanya.

Petugas Polsek Paiton juga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Di TKP ditemukan motor Honda CB 150 bernopol N 5803 N. Motor itu ditemukan di dasar sungai beserta satu orang korban, yakni Rahmad.

“Kami bersama Unit Laka kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Waluyo Jati. Sedangkan korban selamat dirawat di Puskesmas Paiton,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan korban selamat menurutnya, kedua korban baru mengantar mangga kepada temannya di Hotel Fortune, Desa Sukodadi, Paiton. Setelah itu mereka pulang. Mereka melaju dari arah utara ke selatan.

“Sesampainya di TKP yang kondisi jalan tidak ada PJU dan menikung. Diduga keduanya tersenggol oleh pengendara motor yang tidak dikenal, sehingga oleng ke kiri dan jatuh ke sungai,” katanya. (sid/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Sopirnya Diduga Ngantuk, Mobil Xenia Tabrak Pohon–Pagar Sekolah

Mobil tiba-tiba mengarah ke kiri, hingga kemudian menabrak dua pohon palm dan mangga. Selanjutnya menabrak pagar sekolah, hingga laju kendaraan seketika itu langsung berhenti.

Debat Publik Perdana Pilwali Pasuruan Usung Tema Kesejahteraan

Dua pasangan calon yang berebut dukungan rakyat Kota Pasuruan berdebat dalam 6 segmen. Total durasi seluruh acara selama 120 menit.

Dua Pohon Tumbang Timpa Motor-Macetkan Jalan di Pasuruan

Pohon tumbang usai diterjang angin kencang.

Salip Kiri, Warga Rembang Tewas Terlindas Truk Gandeng di Rejoso

Korban meregang nyawa saat hendak berangkat kerja.

Dana Kebencanaan Kota Pasuruan Sudah Terserap 70 Persen

Dana kebencanaan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan tahun ini diyakini mencukupi.