alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Perusahaan di Pasuruan-Probolinggo Belum Terapkan Work from Home, Pemerintahan Juga

KENDATI Presiden Jokowi dan Kementerian PAN-RB mengimbau masyarakat untuk bekerja di rumah, sampai Senin (16/3) masih belum ada kebijakan untuk pekerja swasta maupun ASN bekerja di rumah. Sejumlah perusahaan maupun pemerintahan daerah, tetap meminta pegawainya masuk. Namun, hanya memperketat prosedur, terutama untuk kebersihannya.

Tilik saja seperti yangt dilakukan Cheil Jedang Indonesia (CJI). Imron Gunawan, humas CJI mengatakan, sampai kemarin memang belum ada karyawan yang diberlakukan work from home (WFH). Namun, antisipasi di perusahaan diperketat. Termasuk dibatasi kegiatan keluar dan termasuk aktivitas tamu ke perusahaan.

“Selain itu, juga ada pembatasan, misal meeting tidak boleh lebih dari 5 orang. Di kantin yang meja biasanya bisa untuk berenam, saat ini dibatasi 2 orang dan itu pun posisinya juga harus saling mojok,” terangnya.

Termasuk untuk kegiatan ibadah. Karpet di masjid sementara digulung dan rutin dibersihkan. Karyawan yang salat juga diimbau membawa sajadah sendiri.

Hal senada diungkapkan Glen Noya, corporate communication PT Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat). Dia menyebutkan, sampai kemarin memang belum ada kebijakan dari perusahaan untuk memberlakukan WFH bagi karyawannya. Perusahaan, kata dia, sudah memperhatikan kebersihan dan pola hidup sehat bagi karyawan sampai ke rumah dan keluarganya.

“Sejak awal Maret kemarin sudah kami sosialisasikan terkait Covid-19, sehingga karyawan juga menyosialisasikan ke keluarga. Termasuk untuk menjaga kebersihan salah satunya dengan mandi dan ganti baju setelah pulang ke rumah,” terangnya.

Semua karyawan, lanjut Gle Noya, sejak awal Maret lalu sudah diberlakukan cek suhu tubuh. Termasuk disediakan masker bagi yang kondisinya kurang sehat dan menyediakan hand sanitizer di tiap sudut perusahaan.

Hendro Tri Hartanto, ketua Apindo Kabupaten Pasuruan yang juga general affair PT Ambrico mengatakan bahwa sampai kemarin memang belum ada perusahaan yang memberlakukan WFH di Pasuruan. “Namun, untuk penerapan prosedur sudah dilakukan, seperti cek suhu dan rutin cuci tangan baik karyawan dan tamu sudah diberlakukan,” terangnya.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Probolinggo yang memastikan semua perusahaan dan pabrik tidak diliburkan. Para karyawan tetap bekerja seperti hari-hari biasanya. ”Kami terus monitor dan ikuti perkembangan soal makin meluasnya penyebaran Covid-19,” kata Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Fiscal di Kadin Kabupaten Probolinggo, H. Sugeng Nufindarko.

Meski demikian, dikatakan Sugeng, perusahaan-perusahaan tidak meliburkan karyawan atau menghentikan sementara kegiatan perusahaan. Sebab, jika itu terjadi bisa berdampak matinya perekonomian di tengah masyarakat. Sehingga, semua karyawan perusahaan tetap diminta untuk beraktivitas seperti biasanya.

Dalam edaran yang ditandatangani Plt Direktur RSUD Mohamad Saleh menyebutkan bahwa keluarga yang mendampingi adalah yang memakai tanda pengunjung pasien. Setiap keluarga pendamping pasien yang akan menjenguk akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Jika suhu tubuh lebih dari 37,2 derajat celsius maka diharapkan pulang dan berobat. Hal yang sama juga berlaku bagi pelayanan rawat jalan untuk keluarga pasien yang mengantar. (eka/mas/sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

15 Desa di Kab Probolinggo Masih Buruh Kiriman Air

Sebagian wilayah di Kabupaten Probolinggo, telah diguyur hujan. Namun, hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di wilayah terdampak kekeringan.

Pantai Permata Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Prokes

Libur panjang karena cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW., diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung sejumlah destinasi wisata.

SDM Pelaku Wisata di Probolinggo Perlu Ditingkatkan

Potensi wisata di Kabupaten Probolinggo, cukup banyak. Namun, pengelolaannya perlu terus ditingkatkan. Baik secara fisik maupun dari segi SDM pengelola.

Pemkab Probolinggo Ajukan 21 Raperda, Dibahas Tahun Depan

Pemkab Probolinggo, memiliki cukup banyak rancangan peraturan daerah (perda) yang perlu segera dibahas bersama DPRD.

Dua Pekan Pencurian Sapi di Sumberkerang Belum Ada Titik Terang

Sudah dua pekan penyidik Polsek Gending, Polres Probolinggo, menyelidiki kasus pencurian hewan (curwan) milik, Satuki, 52.