Dua Warga Besuk Kakinya Ditembak usai Mencuri di Mobil yang Tengah Diparkir

PAJARAKAN, Radar Bromo – Dua orang warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, dibekuk petugas Polres Probolinggo. Perkaranya, mereka kedapatan melakukan curat di dalam sebuah mobil di Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan. Polisi juga harus menghadiahi timah panas terhadap keduanya lantaran berupaya kabur saat diamankan.

Keduanya adalah Santoso, 29 dan Juma’ah, 34. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penangkapan terhadap keduanya dilakukan Jumat (14/2) sekitar pukul 03.30. Keduanya diamankan di jalan raya masuk Desa Sukomulyo.

AKP Rizki Santoso, kasatreskrim Polres Probolinggo menjelaskan, penangkapan terhadap keduanya atas dasar laporan polisi nomor LP/ 43 /II/2020/Jatim/Res Prob. Tanggal: 14 Februari 2020. Korbannya, yaitu Sutarto, 48, warga Perum Griya Kalisuren Asri Blok E-4/I RT 02/RW 15 Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Bogor.

“Kami mendapatkan laporan dari korban bahwa ia telah kehilangan barang di dalam mobilnya,” terangnya.

Pria asal Surabaya itu menerangkan, kronologi pencurian dengan pemberatan yang dilakukan pelaku, dilakukan saat korban memarkir mobilnya di pinggir Jalan Panglima Sudirman, masuk Desa Sukomulyo. Korban saat itu sedang beristirahat di sekitar lokasi.

“Pelaku datang dan mencongkel kaca mobil. Kemudian mengambil HP buatan Tiongkok milik korban dan langsung kabur,” ungkapnya.

Rizki melanjutkan, sebenarnya pihaknya telah menyanggong pelaku. Sebab, pada saat itu pelaku memang terlihat mencurigakan. Keduanya terlihat berhenti dan salah seorang turun mendekati sebuah mobil yang terparkir di selatan jalan.

“Awalnya, pelaku yang bernama Santoso turun dari sepeda motor dan mendatangi mobil dari samping kiri untuk mengecek sopir. Kemudian kembali ke arah rekannya. Tujuannya untuk siap-siap melakukan aksinya,” tandasnya.

Setelah itu, Santoso kemudian kembali lagi ke arah mobil tersebut. Saat itulah eksekusi dilakukan. Setelah berhasil mencuri barang di dalam mobil, mereka langsung berusaha kabur.

“Mereka kabur ke arah timur dengan kecepatan tinggi. Melihat itu, lantas Unit Buser langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan serta melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka berikut mengamankan barang bukti,” tandasnya.

Saat menangkap keduanya, Unit Buser Timur telah melaksanakan tindakan tegas dan terukur terhadap kedua tersangka dengan melakukan menembak kaki kedua tersangka. Sebab, keduanya melarikan diri. Padahal, Unit Buser Timur terlebih dahulu melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali.

“Saat dilakukan upaya penangkapan keduanya berusaha kabur. Karena itu kami mengambil tindakan tegas,” terangnya. (sid/fun)