Radar Bromo

Rampok Beraksi di Blado Kulon, Duit Rp 40 Juta-Motor Amblas

TEGALSIWALAN, Radar BromoKawanan perampok beraksi di  Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Rabu dinihari (16/9). Uang tunai sekitar Rp 40 juta dan sebuah motor pun amblas digondol perampok.

Ironisnya, sebagian besar uang yang dirampok itu adalah uang BOS MTs (Madrasah Tsanawiyah) dan kas masjid. Ya, korbannya Sujarwo, 51, memang guru lembaga pendidikan Madrasyah Tsanawiyah (MTs) di Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 03.30. Saat itu, korban Sujarwo tengah tidur lelap di kamar belakang bersama istrinya, Ketut Sri Diah Asriani, 59, seorang bidan.

Dua pelaku yang menggunakan penutup kepala, masuk ke kamar mereka dan mengancam untuk tidak teriak jika ingin selamat. ”Pelaku awalnya masuk kamar anak saya. Setelah ditunjukkan kamar saya, anak saya disekap di dalam kamar, disuruh tidak teriak dan keluar kamar,” kata Sujarwo, korban perampokan.

Sujarwo yang juga seorang petani bawang menceritakan, pintu kamarnya dalam kondisi dikunci. Pelaku awalnya ketok-ketok pintu kamar. Setelah dibuka langsung diancam untuk tidak teriak.

Satu pelaku mengancam dirinya dengan saja, satu pelaku acak-acak isi kamarnya. ”Pelaku langsung minta uang, buat bensin. Saya kasih Rp 200 ribu, tidak mau. Saya kasih Rp 1 juta, masih kurang dan terus acak-acak kamar. Pas acak-acak lemari pelaku temukan uang saya sekitar Rp 40 juta,” ungkapnya.

Setelah menemukan uang puluhan juta, kedua pelaku meminta kunci motor Vario dan pintu gerbang. “Saya ketakutan, jadi milih untuk selamatkan nyawa,” terangnya. (mas/mie)

 

Exit mobile version