alexametrics
29C
Probolinggo
Tuesday, 26 January 2021

Depresi, Ibu Rumah Tangga di Purwosari Gantung Diri Pakai Selendang

PURWOSARI,Radar Bromo– Tragis benar cara SW mengakhiri hidup. Ibu rumah tangga asal Bakalan, Kecamatan Purwosari ini nekad bunuh diri. Dia kendat di dapur, Minggi (16/8) pagi.

Insiden itu diketahui terjadi sekitar pukul 06.30 pagi. Adapun yang mengetahui pertama kali adalah Sg, 40, suaminya.

“Suaminya bangun tidur dan menuju ke dapur, saat itu sudah melihat korban dalam kondisi gantung diri. Posisi tubuhnya menggantung di kayu atap dapur, dengan menggunakan kain selendang motif batik,” jelas Kapolsek Purwosari, AKP Safiudin.

Mengetahui istrinya ditemukan gantung diri, kontan saja suami korban berteriak sambil menangis. Dia meminta tolong ke tetangga sekitar. Tak lama kemudian, sejumlah warga sekaligus tetangganya datang ke TKP. Bersama suami korban, warga menurunkan korban berusaha menyelamatkannya.

Saat itu korban didapati sudah dalam kondisi meninggal. Pada lehernya ada bekas jeratan kain selendang, dengan lidah menjulur

“Posisi korban sudah meninggal dunia, bersamaan aksi gantung dirinya. Informasi dari pihak keluarga selama ini korban mengalami depresi. Sekitar 15 hari lalu anaknya meninggal dunia,” ucap kapolsek.

Mengetahui korban sudah meninggal, petugas polsek setempat mendatangkan tim medis dari Puskesmas Purwosari, untuk memeriksa jasad korban. Sebab pihak keluarga menolak jasad korban dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil untuk divisum. Keluarga menerima akan kematian korban karena gantung diri.

“Dari pemeriksaan tim medis kami datangkan ke TKP untuk memeriksa jasad korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kematiannya murni karena gantung diri,” kata kapolsek. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU