alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Sipaul Hadi, Tahanan Rutan Bangil yang Kabur Berhasil Ditangkap, Selama Ini Sembunyi di Pulau Kangean-Madura

BANGIL, Radar Bromo – Teka-teki di mana Sipaul Hadi, 33, bersembunyi, akhirnya terbongkar. Tahanan yang kabur dari Rutan Bangil itu berhasil ditemukan di rumah rekannya di Kangean, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura.

Tim Rutan Bangil berhasil meringkus warga Orobulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, itu Rabu (13/5) pagi. Ketika itu, ia baru saja selesai mandi.

“Saat keluar dari kamar mandi, kami langsung menangkapnya. Ia memang sempat berusaha kabur, tapi tidak bisa berbuat apa-apa setelah kami pergoki,” ungkap Kepala Rutan Bangil Tristiantoro Adi Wibowo.

 

Baca juga: Diisolasi, Penghuni Rutan Bangil Berhasil Kabur

 

Menurut Bowo –sapaannya-, penangkapan Sipaul Hadi bermula dari informasi yang didapatkan tim Rutan Bangil. Informasi keberadaan Sipaul didapatkan Minggu (10/5). Ia bersembunyi di salah satu rumah rekannya di Sumenep.

Senin (11/5) sore, tim Rutan Bangil menuju Sumenep. Selanjutnya, tim berkoordinasi dengan Lapas di wilayah setempat.

“Selasa sore, kami ke Arjasa dan berkoordinasi dengan pihak LP Arjasa. Semula, kami berencana melakukan penggerebekan saat malam hari. Tapi, karena mencegah situasi yang tak diinginkan, mengingat berada di daerah lain, makanya kami pilih pagi hari,” sambung dia.

Rabu sekitar pukul 09.00, kata Bowo, timnya langsung menuju ke rumah rekan dari Sipaul. Setelah berkoordinasi dengan aparatur desa setempat, rumah rekan Sipaul pun dikepung.

Ketika itu, Sipaul sedang mandi. Saat keluar dari kamar mandi, dia sempat melihat petugas. Dia pun berusaha kabur, namun dengan sigap petugas langsung menangkapnya.

“Begitu berhasil kami tangkap, Sipaul langsung kami bawa ke Bangil. Alhamdulillah, ada kapal saat sore hari dari kawasan Kangean ke Arjasa. Sehingga, memudahkan kami sampai ke Bangil,” imbuhnya.

Bowo menjelaskan, Sipaul saat ini ditahan di Lapas Pasuruan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Mengingat, tersangka pelaku pencurian motor ini memiliki banyak musuh di Rutan Bangil.

“Sekarang yang bersangkutan berada di Lapas Pasuruan. Kami sengaja menitipkannya di Lapas Pasuruan untuk menghindari amukan orang-orang yang membencinya. Kami sudah berkoordinasi dengan wilayah dan akhirnya diputuskan, Sipaul Hadi boleh ditahan di Lapas Pasuruan,” bebernya.

Bowo menjelaskan, Sipaul Hadi menjadi buronan selama kurang lebih empat bulan. Ia kabur dari Rutan sejak 4 Januari 2020. Pelaku kabur dengan menjebol atap plafon. Ia kemudian naik genting untuk pindah ke atap blok tahanan C1. Selanjutnya, ia melompati pagar dan masuk ke kawasan permukiman warga.

Dalam pelariannya, ia sempat pulang. Bahkan, ia mengetahui kalau ada petugas yang datang ke rumahnya. Namun, ia bersembunyi hingga beberapa hari. Ia kemudian pergi ke Malang. Hingga kemudian pergi ke Madura.

“Saat di Madura, informasi yang kami dapat, ia sempat juga mencuri uang. Karena itu, dia diusir oleh orang yang menampungnya. Jadi, di Madura ia sempat pindah-pindah. Terakhir di rumah rekannya,” papar Bowo.

Saat ini Sipaul Hadi akan menghadapi masa sidang atas kasus pencurian yang melilitnya. “Dakwaannya sudah. Tinggal proses sidang lanjutan,” tuturnya. (one/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU