Radar Bromo

Kronologi Viral Foto Ciuman Oknum Polres Probolinggo dengan Sesama Jenis

KRAKSAAN, Radar Bromo – Polres Probolinggo bergerak cepat menyikapi unggahan foto terkait salah satu anggotanya di media sosial yang viral. Yakni, adanya oknum anggotanya yang berciuman dengan sesama jenis.

Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, begitu mendengar ada foto anak buahnya berciuman dengan sesama jenis di media sosial, pihaknya langsung merespons. Bahkan, kasus itu pun jadi perhatian Polda Jatim.

Foto di media sosial itu, pertama kali diunggah akun Bayuangga Probolinggo sekitar pukul 15.25. Dalam unggahan itu dibuat tulisan yang menyebut oknum polisi itu melakukan dugaan penipuan. Unggahan itu pun ditautkan ke sejumlah akun milik polsek jajaran.

Baca Juga: Foto Mirip Anggota Polres Probolinggo Ciuman Sesama Jenis Bikin Geger

Usai unggahan itu viral, polres langsung bergerak. Dari situ diketahui bahwa orang yang ada di dalam foto itu memang anggota Polres Probolinggo.

Oknum polisi yang dimaksud, berpangkat Aipda dan berinisial H. Sedangkan pasangan sejenisnya adalah B. Usai sore harinya unggahan itu viral, malam harinya anggota dan pasangan sesama jenisnya itu pun dipanggil ke Mapolres Probolinggo untuk diperiksa.

Dari pemeriksaan itu diketahui, orang yang menggunggah posting-an ke media sosial itu bukanlah dua orang terperiksa itu. Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan, handphone terperiksa B sempat jatuh dan hilang.

Baca Juga: Oknum Polres Probolinggo Viral Ciuman Sesama Jenis Diperiksa Polda

Tak berselang lama, munculah posting-an dan foto-foto mesra itu. “Hasil pemeriksaan sementara HP B jatuh dan hilang. Selang beberapa waktu, ketemu foto itu beredar di medsos,” tandas kapolres.

Dari hasil pemeriksaan sementara, foto mesra kedua pasangan yang beredar di medsos itu, asli bukan rekayasa. Foto itu disebut diambil tahun 2016. Saat itu, keduanya menjalin hubungan asmara sesama jenis.

Saat ini pihak kepolisian masih memburu pelaku pengunggah posting-an itu. Seluruh bukti dan saksi-saksi dikumpulkan untuk penyelidikan lebih lanjut. (sid/hn)