Remaja Putri Ditemukan Setengah Bugil di Hutan Pinus

PAJARAKAN, Radar Bromo – Warga Desa Betek, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo dibuat geger. Pasalnya, di hutan pinus desa setempat, ditemukan seorang remaja putri yang tidak sadarkan diri. Parahnya, kondisinya saat ditemukan, remaja tersebut kondisinya setengah bugil.

Korban diketahui berinisial DS, 16, warga Kecamatan Gading. Dia ditemukan hendak disetubuhi oleh teman lelakinya sendiri. Beruntung, aksi itu gagal lantaran ada warga sekitar yang memergoki.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi Minggu (13/9) lalu sekitar pukul 14.30. Saat itu, diketahui korban sedang jalan bersama dengan teman lelakinya ke hutan pinus. Setelah tiba, diduga keduanya melakukan aksi minum-minuman keras.

“Dugaan kami korban sebelumnya minum minuman keras. Sampai tidak sadarkan diri,” kata Iptu Masykur Ansori, Kanit PPA Polres Probolinggo.

Saat itulah, teman lelaki korban berniat jahat. Korban dilucuti pakaiannya dan di raba-raba. Karena mabuk berat, korban tidak merasakan apa yang dilakukan oleh teman lelakinya itu.

Aksi itu kemudian diketahui oleh warga. Karena ketakutan, teman lelaki korban kabur. Menurut saksi, bukan hanya satu orang yang kabur, tetapi beberapa yang lain. “Ada beberapa katanya. Ini masih kami dalami,” jelasnya.

Korban langsung dievakuasi. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Krucil. Selang beberapa saat kemudian, korban langsung dirujuk ke RSUD Waluyo Jati. Untuk dugaan persetubuhan itu, pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Masih kami lakukan pendalaman. Tetapi, untuk pelaku sudah kami kantongi. Tinggal nanti seperti apa hasil visumnya,” terangnya.

Kasus ini sendiri baru dilaporkan resmi oleh pihak keluarga korban Senin (14/9). Keluarga mendatangi Mapolres Probolinggo untuk melaporkan kejadian yang menimpa anaknya.

“Sudah dilaporkan. Saat ini kasus ini kami tangani. Dugaan pelaku lebih dari satu,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, lanjut Masykur Ansori, ada dua tindak pidana yang bisa dikenakan pelaku. Di antaranya persetubuhan dan juga memaksa anak di bawah umur untuk meminum minuman keras. (sid/fun)