Tabrak Truk, Tiga Penumpang Pikap asal Banyuwangi Tewas di Tol Grati

RINGSEK: Mobil pikap yang kondisinya rusak parah usai kecelakaan di tol Paspro, Kamis (13/8) malam lalu. Di dalam mobil bermuatan degan inilah ketiga korban tewas. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GRATI, Radar Bromo– Agenda perjalanan Umiyatin, 41, warga Desa Kertosari, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi untuk mengantar degan ke Kota Surabaya bersama dua anaknya berujung tragis. Ketiganya tewas dalam kecelakaan di Tol Pasuruan Probolinggo (Paspro), Kamis malam lalu (13/8). Itu setelah mobil pikap yang membawa ketiganya menabrak truk tidak dikenal.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 23.30. Malam itu, Umiyatin besama anak perempuannya, Gintria, 6 duduk di bangku sebelah kiri. Sementara anak laki-lakinya, Mukhamad Gintoro, 22, menjadi pengemudi mobil pikap Suzuki Carry warna putih nopol P 8708  VD.

Mereka berangkat dari Banyuwangi menuju Kota Surabaya dan berjalan dari timur ke barat dengan kecepatan tinggi. Setibanya di Tol Paspro Km 806,800 masuk wilayah Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, petaka itu terjadi. Tiba tiba saja mobil pikap yang membawa ketiganya menabrak bagian belakang truk tidak dikenal yang melaju di depannya.

Karena laju pikap sangat kencang, tabrakan yang terjadi pun sangat fatal. Mereka langsung tewas di lokasi kejadian. Sementara truk tersebut memilih langsung melanjutkan perjalanan.

“Nyawa penumpang pikap tidak terselamatkan. Umiyatin mengalami kepala pecah dan patah pada kaki kanan dan kiri. Sementara, Gitria mengalami kepala pecah dan Mukhamad Gintoro mengalami luka robek pada kepala dan kaki kanan serta kiri,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Indah Ramadhani.

Barang bukti (BB) berupa pikap yang dikemudikan ketiganya mengalami ringsek pada body depan. Proses evakuasi sendiri berlangsung selama 30 menit. Usai di evakuasi, mobil pikap ini langsung di bawa ke tempat penyimpanan barang bukti (BB) di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Sementara jenasah ketiganya sempat dibawa ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan untuk dilakukan visum sebelum dibawa oleh pihak keluarga, Jumat pagi (14/8). (riz/fun)