Diduga Baru Dilahirkan Langsung Dibuang, Diberi Nama Rama Alriski

KRAKSAAN – Polisi terus mendalami pembuangan bayi lelaki yang ditemukan di teras rumah warga Desa Kalibuntu, Kraksaan. Bayi itu diduga dibuang saat baru dilahirkan.

Hal itu terlihat dari tali pusar bayi yang masih terlihat baru dipotong. Bahkan, bekas tetesan darahnya masih belum benar-benar kering.

Rambutnya juga masih basah. Ketua RT 008/RW 004, Dusun Sambilangan, Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Tosan menjelaskan, saat pertama ditemukan kulitnya pucat karena kedinginan.

“Sudah diazani dan diberi nama Rama Alriski. Karena ramai, diberi nama Rama. Setelah dipakaikan baju dan dimandikan oleh petugas kesehatan, bayi itu tidak menangis lagi,” ujar Tosan.

Kapolsek Kraksaan, Kompol Joko Yuwono mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi lelaki yang memiliki berat badan 2,5 kilogram dan panjang 50 sentimeter itu.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah warga. Termasuk, menanyakan tentang adanya warga yang hamil tua dalam dua hingga tiga hari terakhir. “Mereka mengatakan tidak ada, diduga bayi itu kiriman dari luar desa,” ujar Joko Yuwono. (hil/rud/mie)