Pria asal Plososari-Grati Curi TV di Leces, Mengaku Tak Punya Uang dan Bingung Istrinya Mau Melahirkan

LECES, Radar Bromo– Hendro Mulyono 25, nampaknya tak bisa mendampingi sang istri sat melahirkan nanti. Penyebabnya, lelaki asal Dusun Rembang, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jumat siang (14/2) dihakimi massa. Itu terjadi lantaran dia ketahuan mencuri televisi LED ukuran 32 inchi.

Dia pun berdalih, dirinya mencuri televisi  karena terpaksa. Sang istri kurang dua pekan lagi mau melahirkan. “Istri saya di rumah sedang hamil tua. Dua minggu lagi akan melahirkan. Sehingga saya butuh uang untuk proses melahirkan,” ungkap Hendro Mulyono saat diwawancarai di Mapolsek Leces, Jumat (14/2).

Pencurian itu dilakukan di Dusun Jawaan RT 05 RW 11 Desa Jorongan, Kecamatan Leces. “Kami mendapatkan laporan dari Didik Hermanto, 43, pemilik rumah. Sehingga, pihak kami langsung menurunkan personel untuk melakukaan penangkapan,” ujar Kapolsek Leces Iptu Ghandi saat dikonfirmasi jumat (14/2).

Ghandi mengungkapkan, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 10.00. Sebelumnya, Hendro Mulyono “hunting” dengan mengendarai 1 motor Vixion warna hitam merah. Setelah menemui sasaran di Desa Jorongan, dia memarkirkan sepeda motornya di belakang rumah korban.

Kemudian, Hendro naik dengan memanjat dinding untuk masuk ke areal rumah. Setelah berhasil masuk rumah korban, pelaku merusak pintu belakang rumah. “Di dalam rumah, pelaku melihat TV LED. Televisi itu dilepas dari dinding. Kemudian dibungkus dengan sarung saat di dalam rumah,” ujarnya

Menurut Didik Hermanto (pemilik rumah, Red), saat pelaku memanjat dinding rumah, ada warga yang mengetahui.  “Ada ibu-ibu yang biasanya ngarit mengetahui kalau ada orang yang memanjat dinding belakang rumah saya. Lalu ibu tersebut teriak maling,” ujarnya.

Mengetahui ada yang teriak maling, pelaku hendak kabur memanjat diding rumah sebelah selatan. Saat itulah pelaku tertangkap oleh warga. “Malingnya bingung. Sebab dari belakang kan sudah ketahuan. Akhrinya memilih lewat depan sebelah selatan, kemudian loncat pagar. Karena warga sudah berkerumun di depan, akhirnya tertangkap,” ujarnya. (mg1/fun)