Banjir Bandang-Longsor Tiris, Diduga Imbas Alih Fungsi Hutan

TIRIS – Bencana banjir bandang yang melanda tiga desa di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo Senin (10/12) lalu, penyebabnya diduga karena penggundulan hutan. Hutan yang berada di atas desa terdampak, tak lagi ditanami pohon. Melainkan dialihfungsikan menjadi lahan pertanian.

Kepala Desa (Kades) Andungbiru Essam (bukan Sam seperti berita sebelumnya, Red) saat ditemui mengungkapkan, dalam satu tahun terjadi dua kali bencana banjir bandang. Bahkan, Essam menyebut jika pohon-pohon di atas desanya dibabat oleh penebang liar.

“Ini akibat penebangan liar. Kawasan hutan di atas desa ini sudah beralih fungsi. Sekarang sudah gundul, hanya ditanami jagung, padi, dan lain. Akibatnya ya seperti sekarang ini. Saya sangat menentang adanya penebangan liar karena takutnya ada kejadian seperti ini,” terangnya.

Menurut Essam, wilayah hutan yang pohonnya ditebangi masuk wilayah Perhutani Kabupaten Jember. Karena itu, ia meminta agar Pemkab Probolinggo bisa mengatasi persoalan tersebut. Sebab, jika kondisi ini dibiarkan, maka setiap musim hujan, warganya akan terus menerus menjadi korban.

Kondisi ini direspons oleh Bupati Puput Tantriana Sari. Bupati akan meminta Bakorwil V Tjahjo Widodo yang merupakan mantan Pj Bupati Probolinggo untuk memfasilitasi koordinasi dengan Pemkab Jember.

“Dari laporan yang masuk, ada alih fungsi di hutan di wilayah Kabupaten Jember. Kami akan kroscek dan komunikasi dengan Jember. Supaya bisa mencari solusi bersama atas permasalahan ini,” katanya saat ditemui koran ini di sela-sela kunjungannya ke lokasi bencana kemarin.

Karena itu, perlu kiranya mengetahui potret dari wilayah Gunung Gambir, Kabupaten Jember. Kemungkinan, Pemkab Jember tidak mengetahui efek dari alih fungsi di kawasan hutan yang berdampaknya pada bencana di Tiris.

“Memang ada sebagian warga Andungbiru yang menikmati hutan Gunung Gambir ini. Tapi, ini harus dicarikan solusi. Mungkin dengan sistem tumpang sari,” terangnya.

Bupati Tantri menuturkan, bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi tahun ini jauh lebih besar dari peristiwa serupa tahun lalu. Apalagi, ada 2 korban tewas akibat tertimbun longsor. (mas/rf/mie)