Mabuk, Bawa Motor Orang, Lelaki Ini Dimassa di Depan Rutan Bangil

BANGIL – Gara-gara mabuk, Handoko Setiawan, 28, warga Dusun Pluncing, Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, dihajar massa. Bukan semata-mata karena ia teler.

Ia menjadi bulan-bulanan massa, lantaran saat mabuk, dia menuntun motor orang.

Alhasil, tak hanya bogem mentah yang diterimanya. Tersangka langsung dijebloskan ke penjara, karena tindak pencurian yang dilakukannya.

Aksi pencurian itu berlangsung Minggu petang (11/11), sekitar pukul 18.00. Ceritanya, bermula saat korban melintas di jalan Pandaan-Bangil, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil.

Ketika itu, ia mendapati motor korban, Suratman, 44, warga Pogar, Kecamatan Bangil, yang terpakir di depan warung bakso Solo. Kebetulan motor Honda GL Max 125 nopol L 3875 GY itu, tidak dikunci setir oleh pemiliknya.

“Oleh tersangka, motor itu kemudian dituntunnya ke arah Utara,” jelas Kanitreskrim Polsek Bangil, Ipda Budi Luhur saat mendampingi Kapolsek Bangil, Kompol Iskhak.

Ia membawa motor tersebut, hingga cukup jauh. Sampai kemudian, ada warga yang mengetahui aksinya. Kelakuan tersangka itupun, diadukan warga tersebut ke pemilik motor.

Merasa motornya digondol, korban bersama warga yang lain, melakukan pengejaran. Pengejaran itu membuahkan hasil sampai di depan Rutan Bangil. Tersangka berhasil diamankan.

Lantaran gerah, ia pun sempat dihadiahi bogem mentah. Sampai akhirnya polisi datang, dan membawanya ke Mapolsek Bangil untuk pemeriksaan.

Kepada wartawan koran ini, tersangka yang seharinya bekerja sebagai tukang las tersebut, mengaku sedang mabuk. Sehingga ia tak sadar, tengah membawa kabur motor orang. “Saya habis minum-minum. Saya tidak tahu, karena sedang mabuk,” aku tersangka saat dimintai keterangannya. (one/fun)