Ada Percobaan Penculikan Anak di Kraksaan, Dispendik Keluarkan Edaran  

KRAKSAAN, Radar Bromo– Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo langsung mengeluarkan edaran pada semua sekolah di wilayahnya. Menyusul percobaan penculikan yang terjadi pada siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kecamatan Kraksaan.

Kabid Pembinaan Sekolah Dasar (SD) di Dispendik Sri Agus Indaryati menegaskan hal itu, kemarin. Isi surat edaran tentang pencegahan penculikan anak, khususnya anak usia sekolah.

Dalam surat edaran itu diminta agar sekolah meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penculikan peserta didik. Caranya, memastikan yang mengantar dan menjemput peserta didik ke sekolah adalah orang tua/wali/keluarga yang sudah dikenal sekolah.

Apabila yang menjemput tidak dikenali sekolah, maka peserta didik tetap berada di sekolah. Selanjutnya, kepala sekolah segera menghubungi keluarga agar menjemput.

Selain itu, membatasi peserta didik keluar lingkungan/area sekolah pada saat jam istirahat. Termasuk untuk kepentingan membeli jajanan di luar sekolah.

Karena itu, kantin sekolah perlu menyediakan makanan dan minuman peserta didik yang sehat dan higienis. Di samping untuk kesehatan peserta didik, juga untuk menghindari adanya penculikan dengan kedok penjual jajanan.

“Itu kami edarkan kepada seluruh sekolah. Ini adalah upaya antisipasi penculikan anak,” terangnya.

Baca Juga: Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

Sementara itu, Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto mengatakan, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi ke seluruh Kraksaan. Tujuannya, meningkatkan kewaspadaan seluruh dewan guru dan orang tua siswa. Sehingga, penculikan tidak terjadi di daerahnya.

“Hari ini kami telah melakukan sosialisasi di SDN Kandangjati Kulon. Ini langkah awal kami untuk mengantisipasi percobaan penculikan di wilayah Kraksaan,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah itu diambil sebagai contoh bagi daerah atau kecamatan lain. Sehingga, harapannya kecamatan lain juga melakukan hal yang sama sebagai upaya antisipasi penculikan anak.

“Mungkin bisa ditiru oleh seluruh kecamatan. Ini antisipasi agar kejadian yang kemarin terjadi di daerah kami tidak terjadi di daerah lain,” terangnya.

Sebagai informasi, Cld, 13, siswi SDN Kandangjati Kulon 1, jadi korban percobaan penculikan, Rabu (12/2). Namun, korban berhasil selamat. Peristiwa itu lantas dilaporkan oleh pihak sekolah ke Polsek Kraksaan. (sid/hn)