Tepergok Curi Motor di Bajangan, Nyebur Sungai, Warga Lekok Babak Belur Dihakimi Massa

NYONYOR: Idrus Zaelani mendapat penanganan medis di Puskesmas Gondangwetan usai dimaassa lantaran mencuri motor di Desa Bajangan, Minggu (13/1) pagi. (M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GONDANGWETAN – Kendati sebagian besar para pelaku pencurian motor berujung menjadi bulan-bulanan massa, ternyata belum membuat jera. Buktinya, aksi pencurian motor masih saja berulang. Seperti yang terjadi di Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (13/1).

Seorang pemuda asal Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, babak belur lantaran tertangkap massa. Pelaku yang diketahui bernama Idrus Zaelani, 27, itu diduga mencuri motor Yamaha Mio J bernopol N 5249 TDC.

Motor matik berwarna merah itu milik Ahmad Fauzan, 60, yang merupakan warga setempat. Sekitar pukul 07.00, Fauzan memang berada di sawahnya di Dusun Leles. Motornya, diparkir di tepian sisi utara sawahnya.

“Berselang 15 menit kemudian, korban diberitahu saksi yang juga berada di sawah kalau motornya dicuri orang,” kata Kapolsek Keboncandi AKP Suprihatin melalui Kanitreskrim, Bripka Syahru Pranowo.

Mendapati kabar itu, Fauzan langsung bergegas menuju lokasi motornya diparkir. Saat itulah, ia melihat aksi pelaku yang sudah memindahkan motornya yang sebelumnya menghadap barat sudah menghadap ke timur.

“Pelaku sudah berniat membawa kabur motor korban dari tempat semula,” kata Kapolsek.

Lantaran aksinya terpergok, pelaku panik. Belum lagi, korban yang saat itu sudah meneriakinya maling. Terang saja, sejumlah warga langsung berkumpul hendak mengejar pelaku. Karena itu, pelaku menghempaskan motor korban.

Ia lari tunggang langgang untuk menyelamatkan diri ke arah timur. Disana, pelaku masih mendapati hamparan area persawahan. Merasa dirinya terancam, pelaku menceburkan diri ke dasar sungai untuk menghilangkan jejak dari kepungan massa.

“Namun akhirnya pelaku berhasil diamankan,” imbuh Kapolsek.

Tak hanya itu, massa yang geram juga bergantian memukul pelaku. Untung saja, petugas kepolisian lekas datang dan melerai aksi massa. Petugas kemudian membawa pelaku ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolsek mengatakan, pihaknya sudah memastikan bahwa Idrus Zaelani memang sudah merencanakan pencurian motor itu. “Dari pemeriksaan di lapangan, terdapat kunci T yang digunakan pelaku merusak rumah kunci motor korban,” jelasnya.

Polisi kini masih menyelidiki lebih lanjut terkait pencurian motor itu. Pelaku sendiri, masih belum dapat dimintai keterangan karena kondisinya masih dalam perawatan. (tom/fun)