Ini Lho Pelaku Pembunuhan di Kesiman, Kapolres Imbau Supaya Menyerah

PRIGEN, Radar Bromo – Terduga pelaku utama pembunuhan yaitu KB, 36, hingga kini masih buron. Dia diduga kabur bersama istrinya, SKK, 25. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan pun mengimbau agar KB menyerahkan diri.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyebut, saat ini keduanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Kapolres pun minta mereka menyerahkan diri. Apalagi, mereka kabur dengan mengajak putra mereka satu-satunya. Yaitu, CAG, 7, yang masih duduk di bangku SD.

“Keberadaan mereka sejauh ini belum diketahui. Kami masih mengejar mereka. Kami imbau agar mereka menyerahkan diri secepatnya. Karena cepat atau lambat pasti tertangkap,” tegas Kapolres Rofiq.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda menegaskan, dua orang yang diamankan sebelumnya sudah dipulangkan. Mereka yaitu H dan T, warga Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Keduanya sempat diamankan Selasa (8/9) malam. Sebab, mereka menguasai motor Honda Vario 125 milik korban Arif Krisyanto, 28. Adapun motor Honda Vario milik korban, masih diamankan di Mapolres Pasuruan hingga kini.

DENDAM ASMARA: Motif pembunuhan Arif Krisyanto ditengarai soal dendam asmara. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)

“H dan T memang sempat kami amankan di mapolres. Keduanya sudah dipulangkan sekarang dan statusnya sebagai saksi saja sejauh ini,” katanya.

Saat ini, menurut Adrian, kasus itu ditangani Krimsus Polda Jatim. Namun di lapangan, tim Buser Polres Pasuruan tetap fokus mengejar pelaku utama.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dusun Kesiman dan Terongdowo, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, dibikin gempar Kamis (4/9) malam. Ini setelah di lokasi setempat ditemukan mayat jenis kelamin pria yang bersimbah darah dan tergeletak di jalan. Semula diduga korban tewas akibat dibacok pelaku kejahatan jalanan. Korban adalah Arif Krisyanto, 28, warga Dusun Mendalan, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen. Tapi belakangan kasus ini ditengarai lantaran motif dendam asmara. Korban terlibat cinta segitiga dengan istri pelaku. (zal/fun)