Innalillahi, Pelajar SMAN 3 Pasuruan Meninggal usai Terlindas Truk

EVAKUASI: Petugas Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota mengevakuasi Makina Dinia, 17, pelajar SMAN 3 Kota Pasuruan. Korban meninggal setelah jatuh dari motor dan terlindas truk gandeng. (Foto: Satlantas Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GADINGREJO, Radar Bromo–  Tragis nian nasib yang dialami Siti Khusnatus, 17, dan temannya Makina Dinia, 17. Keduanya yang hendak latihan Albanjari, malah mengalami kecelakaan. Kedua pelajar kelas 3 di SMAN 3 Pasuruan ini kecelakaan di Jalan Raya Krapyakrejo.

Kecelakaan yang terjadi Rabu (12/8) tersebut membuat Makina Dinia meninggal di lokasi. Dia terlindas ban truk gandeng.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30. Siang itu, Siti Khusnatus berboncengan dengan Makina Dinia dengan mengendarai motor Honda Beat nopol N 4854 TL. Mereka berjalan dari selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Warga Kelurahan Sekargadung dan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan itu berniat latihan al banjari di Krapyakrejo.

Setibanya di Jalan Raya Krapyakrejo, Siti Khusnatul mempercepat laju motornya. Ia mencoba menyalip truk gandeng bermuatan pupuk cair yang dikemudikan Agus Prianto, 30, warga Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Truk itu berencana hendak ke Kabupaten Gresik.

Saat itulah, tiba-tiba dari arah sebaliknya ada kendaraan tidak dikenal melaju dengan kecepatan tinggi. Siti Khusnatul pun melambatkan laju motornya untuk mengindari tabrakan.

Nahas, motornya terlalu dekat dengan truk gandeng yang dikemudikan Agus. Sehingga, motor yang dikendarainya menyerempet body kanan truk gandeng.

“Saat terserempet itulah, Siti Khusnatul tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya dan terjatuh. Ia terjatuh ke kanan, sementara temannya terjatuh ke kiri. Akibatnya fatal, temannya terlindas ban belakang truk gandeng,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Indah Ramadhani.

Makina Dinia meninggal di lokasi kejadian dengan pendarahan dari kepala dan hidung. Sementara Siti Khusnatul selamat. Ia hanya mengalami luka lecet pada pergelangan tangan kanan.

Siti pun syok dan menangis melihat temannya meninggal. Akhirnya ia dibawa pulang ke rumahnya dengan oleh temannya yang datang ke lokasi.

“Dari olah TKP dan pemeriksaan saksi di lapangan, kecelakaan ini disebabkan karena korban kurang berhati-hati. Ia tidak memperhatikan laju kendaraan dari arah sebaliknya saat hendak menyalip. Akibatnya ia terserempet oleh body truk gandeng,”terang Indah. (riz/fun)