alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Pelaku Pembunuhan Ajak Korban Janjian via Facebook Istri yang Dibajak

PRIGEN, Radar Bromo – Polisi sudah mengantongi identitas pelaku pembunuhan Arif Krisyanto, 28. Korban dipastikan bukan dibegal, namun akibat cinta segitiga antara pelaku, korban dan istri pelaku. Polisi bahkan berhasil menemukan motor korban, setelah beberapa hari menelusuri keberadaan motor korban. Polisi berhasil menemukan motor itu, Selasa (8/9).

“Motor itu ditemukan di sebuah rumah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Namun, pelat nomor pada motor itu sudah tidak ada alias dilepas,” tutur Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Dua warga yaitu H dan T, diduga sebagai orang yang menguasai motor korban. H dan T mengaku mendapat motor itu dari KB, 36, warga Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Namun, setelah itu KB menghilang.

Dari sinilah terungkap asal muasal KB memiliki motor korban dan menyerahkan motor itu pada H dan T. Terungkap juga bahwa KB memiliki dendam pribadi pada korban.

Korban dan istri pelaku yaitu SKK, 25, terlibat perselingkuhan sejak tahun 2018. Korban sendiri adalah warga Dusun Mendalan, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen. Sementara SKK, warga Dayurejo, Kecamatan Prigen. Namun, SKK tinggal di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, ikut suaminya.

Pelaku sendiri mengetahui perselingkuhan korban dengan istrinya dari chat di WhatsApp, facebook, dan telepon HP istrinya. Namun, pelaku memilih untuk diam. Dia lebih banyak menahan diri  dan bersikap seolah-olah tidak tahu.

Meski demikian, pelaku tetap mengawasi hubungan istrinya dengan korban. Selama itu pula, pelaku mengetahui bahwa perselingkuhan antara korban dan istrinya berjalan makin jauh. Pelaku pun akhirnya marah dan dendam.

Dia kemudian menekan istrinya, SKK agar menghentikan perselingkuhan itu. Pelaku bahkan sampai pernah menggunduli istrinya agar istrinya berhenti berselingkuh dengan korban.

Tidak hanya sampai di situ. Pelaku juga membajak facebook dan HP istrinya. Melalui facebook dan HP istrinya, pelaku menghubungi korban. Pelaku bersikap seolah-olah dia adalah SKK.

Melalui facebook dan HP istrinya, pelaku pun memancing korban. Dia mengajak korban janjian untuk bertemu. Hingga akhirnya, mereka janjian bertemu pada Kamis (10/9) malam.

Saat janjian ketemu itulah, pelaku menghadang korban di tengah hutan milik Perhutani di Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, sekitar pukul 19.30. Di sana kemudian terlibat perkelahian antara korban dengan pelaku yang menyebabkan tewasnya korban.

Berdasarkan keterangan dari saksi mata Sarif Yasin, 26, korban saat itu terlibat perkelahian dengan dua orang. Setelah korban roboh, dua orang yang mengeroyok korban kabur.

Mereka masing-masing kabur dengan menggunakan motor matik. Salah satu motor matik yang dipakai itu diduga motor korban. Sebab, malam itu motor korban tidak ada di lokasi tempat korban tergeletak. Yang tertinggal hanya helm korban.

Berdasarkan penyelidikan sementara, Kapolres Rofiq menduga malam itu pelaku KB tidak sendirian menghadang korban. Melainkan bersama istrinya, SKK.

Meski demikian, Kapolres menegaskan, pelaku utama dalam kasus ini adalah KB. Sementara istri KB yaitu SKK diduga hanya ikut serta atau ikut terlibat.

CINTA SEGITIGA: Jenazah Arif Krisyanto, yang ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah di Jalan Kesiman dan Terongdowo, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, dibikin gempar Kamis (4/9) malam. Insiden ini berhasil diungkap polisi. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)

Belum diketahui juga, apakah kematian korban pada malam itu merupakan sebuah pembunuhan berencana atau tidak. “Semuanya belum jelas, karena pelaku utama belum tertangkap. Nanti akan terungkap semua saat pelaku utama tertangkap,” lanjut Kapolres Rofiq.

Saat ini, menurutnya, petugas di lapangan sedang mengejar pelaku KB. Pelaku menurut Kapolres Rofiq, diduga kabur bersama istriya, SKK. Sebab, pihaknya sudah mengejar pelaku dan istrinya ke rumah mereka di Kepulungan, Kecamatan Gempol, Selasa (8/9). Namun, keduanya tidak ada di rumah. Diduga, keduanya kabur.

Saat dilacak melalui HP keduanya, nomor telepon keduanya tidak aktif lagi. Diduga, mereka sudah berganti nomor telepon.

Berdasarkan tracking yang dilakukan petugas IT Polres Pasuruan, menurut Kapolres Rofiq, keduanya mobile atau berpindah-pindah tempat. Dari tracking IT sempat diketahui mereka berada di Gresik, Kenjeran, Sidoarjo, Purwodadi, dan kemudian tak terlacak lagi.

Di tempat itu pun kedunya berpindah-pindah tempat. Di Gresik misalnya, mereka hanya sehari. Lalu di Sidoarjo, mereka hanya setengah hari.

“Posisi pelaku terus mobiling atau berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Sempat terdeteksi ada di Gresik, Surabaya, Purwodadi, dan terus berpindah,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  warga Dusun Kesiman dan Terongdowo, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, dibikin gempar Kamis (4/9) malam. Ini setelah di lokasi setempat ditemukan mayat jenis kelamin pria yang bersimbah darah dan tergeletak di jalan. Diduga, korban tewas akibat dibacok pelaku kejahatan jalanan. Korban adalah Arif Krisyanto, 28, warga Dusun Mendalan, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen. (zal/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Kembali Kerek PAD Wisata Kab Pasuruan Tahun Depan

Target Pemkab Pasuruan untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata tahun ini, cukup seret.

Intens Monitoring Lokasi Bencana Longsor di Akhir Tahun

Potensi bencana saat musim hujan perlu diwaspadai. Salah satunya tanah longsor.

Puskesmas Sumber Imunisasi Siswa saat Pandemi

Sejak November, Puskesmas Sumber mulai melaksanakan bulan imunisasi anak sekolah (Bias) di wilayah kerjanya.

Dua Dara Atlet Anggar Kota Probolinggo Incar Perunggu PON Pelajar

Dua atlet anggar Kota Probolinggo, sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti PON Pelajar 2021.

Stok Blangko E-KTP di Kab Pasuruan Dapat Tambahan 20 Ribu

Kabar gembira bagi warga Kabupaten Pasuruan yang hendak mengurus KTP elektronik (e-KTP).